Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Tesso Nilo Bangkit! 2.557 Hektare Siap Dihijaukan Kembali pada 2026

IMG 0292
Plt Gubri SF Haryanto bersama Menhut Raja Juli saat Expose di Mapolda Riau (istimewa).

PELALAWAN riauexpose.Com– Upaya pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo terus digesa Pemerintah Provinsi Riau.

Pada tahap awal tahun 2026, seluas 2.557 hektare lahan di Desa Sageti, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, siap direstorasi melalui program reforestasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan luasan lahan tersebut berasal dari masyarakat yang secara sukarela menyerahkan kembali penguasaan lahan sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan kawasan konservasi.

“InsyaAllah, dengan pendekatan persuasif, dialog terbuka, serta kepastian solusi yang adil, ke depan akan semakin banyak masyarakat yang secara sukarela mengikuti langkah serupa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pemulihan kawasan akan dilakukan secara bertahap hingga 2028 dengan target total pemulihan mencapai sekitar 66.704 hektare.

Target tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi optimal TessoTesso Nilo sebagai kawasan konservasi dan habitat satwa dilindungi.

Berdasarkan pendataan menyeluruh, teridentifikasi sekitar 10.600 hektare lahan yang dikuasai oleh 3.916 kepala keluarga.

Hingga kini, relokasi yang telah berjalan mencapai 633 hektare dengan 227 kepala keluarga.

SF Hariyanto menambahkan, masih terdapat kebutuhan sekitar 9.966 hektare lahan alternatif yang telah dipetakan secara jelas.

Namun, penyediaannya masih memerlukan keputusan pada tingkat kebijakan nasional.

“Kami di daerah siap melaksanakan serta mengawal implementasinya di lapangan agar percepatan pemulihan kawasan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan,” tegas Yanto.

Ke depan, Tim Percepatan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo (TP2TNTN) akan bekerja secara paralel melalui pengamanan dan penertiban kawasan terpadu, penyediaan lahan alternatif dengan kepastian hukum, serta reforestasi berbasis zonasi dan pengawasan berkelanjutan.

Menurutnya, seluruh tahapan tersebut membutuhkan dukungan operasional yang memadai agar percepatan pemulihan hingga 2028 dapat berjalan efektif dan konsisten.

“Kami berharap dukungan kebijakan dan pembiayaan dari pemerintah pusat dapat terus diperkuat sejalan dengan target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png