Pencarian

Kemacetan Simpang Bingung hingga Tol Permai Mengular, Ini Penyebabnya

Kemacetan terjadi dari Simpang Bingung hingga Tol Permai Pekanbaru. Antrean truk solar dan perbaikan akses jalan disebut memperparah kepadatan.

Usman
Usman Redaksi · Jumat, 18 September 2026 · 17:57:00 WIB · Editor: Redaksi
Kemacetan Simpang Bingung hingga Tol Permai Mengular, Ini Penyebabnya
Antrean kendaraan mengular di ruas Jalan Lintas Sumatera kawasan Simpang Bingung hingga akses Tol Permai Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).

Riauexpose.com PEKANBARU – Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera, Pekanbaru, tepatnya dari kawasan Simpang Bingung hingga akses Pintu Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan sebaliknya, Jumat (18/9/2026).

Antrean kendaraan mulai terlihat sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Puluhan kendaraan, termasuk truk dan kendaraan pribadi, terjebak dalam kepadatan lalu lintas yang terjadi di tengah aktivitas masyarakat pada jam sibuk.

Salah satu titik kemacetan berada di depan SPBU Muara Fajar. Kondisi itu disebut berkaitan dengan adanya pekerjaan perbaikan akses Tol Lingkar Dalam Kota Pekanbaru yang dikelola PT Hutama Karya (HK).

Di sisi lain, penumpukan kendaraan berat juga terjadi akibat antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis solar, di SPBU Muara Fajar.

Kondisi ini membuat arus kendaraan dari arah Simpang Bingung menuju Tol Permai maupun sebaliknya menjadi tersendat.

Antrean bahkan terlihat memanjang pada waktu tertentu ketika volume kendaraan meningkat.

Seorang warga Muara Fajar, Ujang, mengatakan kondisi kemacetan tersebut bukan baru terjadi. Menurutnya, kepadatan kendaraan terutama terjadi pada siang hingga sore hari dan sudah berlangsung sekitar dua pekan terakhir.

“Sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Biasanya paling parah pada jam sibuk, siang dan sore hari,” ujar Ujang.

Menurut Ujang, kondisi tersebut semakin diperparah dengan adanya antrean kendaraan truk yang hendak mendapatkan solar di SPBU Muara Fajar.

Kendaraan yang mengantre kemudian menggunakan sebagian badan jalan sehingga ruang lalu lintas kendaraan lainnya semakin terbatas.

Ia juga mengungkap belum terlihatnya instansi terkait baik Dishub Kota Pekanbaru maupun pihak Satlantas turun langsung ke lokasi untuk mengatur dan mengurai kepadatan lalu lintas.

“Instansi terkait tidak terlihat turun ke lokasi untuk mengurai kemacetan,” katanya.

Untuk menghindari antrean panjang, sebagian pengendara memilih menggunakan jalur alternatif.

Dari kawasan Simpang Bingung, kendaraan masuk melalui Jalan Palas dan kemudian keluar menuju kawasan Muara Fajar melalui jalur di sekitar LPN Muara Fajar Pekanbaru.

Jalur alternatif tersebut terutama dimanfaatkan pengendara yang sudah mengetahui kondisi jalan serta angkutan umum dan kendaraan travel yang membutuhkan kepastian waktu perjalanan.

Kemacetan yang berlangsung berulang pada jam sibuk ini menjadi perhatian warga dan pengguna jalan.

Pengaturan lalu lintas di titik rawan, penataan antrean kendaraan pengisi solar, serta pengaturan selama pekerjaan perbaikan akses jalan dinilai penting agar kepadatan tidak semakin meluas.

Hingga berita ini ditulis, kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut masih perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, khususnya untuk memastikan pekerjaan infrastruktur dan aktivitas kendaraan di sekitar SPBU tidak semakin mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks