Pencarian

BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di SPBU Harapan Raya hingga Tengah Malam

Premium, Pertalite, hingga Bio Solar Langkah di Pekanbaru

riauexpose
riauexpose Redaksi · Sabtu, 02 Mei 2026 · 00:41:44 WIB
BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di SPBU Harapan Raya hingga Tengah Malam
BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di SPBU Harapan Raya hingga Tengah Malam

Riauexpose.com|  Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Puluhan kendaraan roda empat tampak mengular antre untuk pengisian Pertalite, hingga Bio Solar di SPBU Harapan Raya Simpang Kelapa Sawit, Jumat (1/5/2026) malam.

Antrean panjang bahkan sudah terlihat sejak pukul 22.00 WIB dan terus bertambah hingga mendekati tengah malam, sekitar pukul 23.45 WIB. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pengendara, terutama sopir angkutan yang sangat bergantung pada pasokan BBM subsidi. Meski sebelumnya pihak Pertamina menyatakan stok BBM dalam kondisi aman, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Sejumlah SPBU di Pekanbaru dilaporkan mengalami kekosongan, sehingga masyarakat terpaksa berburu BBM ke lokasi yang masih memiliki stok. Aldi, salah seorang pengendara mobil Honda Brio yang ikut mengantre, mengaku sudah kesulitan mendapatkan BBM sejak sore hari. “Dari sore sudah keliling cari BBM, baru malam ini bisa isi. Itu pun harus ikut antre panjang seperti ini,” ujarnya. Pantauan di lokasi menunjukkan antrean didominasi kendaraan yang hendak mengisi Bio Solar, seperti truk Colt Diesel dan L-300 pick up. Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat memenuhi jalur masuk SPBU hingga ke badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Tak hanya di SPBU Harapan Raya, kondisi serupa juga terjadi di SPBU kawasan Bukit Barisan. Antrean panjang menjadi pemandangan yang berulang, menandakan distribusi BBM di Kota Pekanbaru tengah mengalami gangguan serius. Situasi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait efektivitas distribusi BBM, terutama di tengah klaim ketersediaan stok yang disebut aman oleh pihak terkait. Masyarakat berharap ada penjelasan resmi serta langkah cepat agar kelangkaan tidak terus berlanjut dan mengganggu aktivitas ekonomi.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks