Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Jalan Provinsi Simpang Perawang–Siak Hancur, Nyawa Pengendara Terancam

jalan rusak di ruas Simpang Perawang–Minas, Kabupaten Siak, Riau, kian memprihatinkan dan dinilai sudah berada pada tahap membahayakan keselamatan pengendara
Penampakan ruas jalan provinsi yang rusak parah di Simp Perawang-Minas (istimewa).

Riauexpose.Com– Kondisi jalan rusak di ruas Simpang Perawang–Minas, Kabupaten Siak, Riau, kian memprihatinkan dan dinilai sudah berada pada tahap membahayakan keselamatan pengendara.

Kerusakan yang terjadi di jalur vital tersebut mendesak pemerintah Provinsi Riau untuk segera mengambil langkah tegas.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Ketua Yayasan Peduli Masyarakat Miskin Siak, Alex Peduli, menegaskan bahwa Plt Gubernur Riau SF Hariyanto bersama pihak PUPR Provinsi Riau harus segera bertindak cepat menyikapi kondisi tersebut.

Menurut Alex, kerusakan jalan yang terjadi saat ini tidak bisa lagi dianggap sepele karena sudah mengancam keselamatan pengguna jalan setiap harinya.

“Plt Gubernur Riau dan PUPR harus segera turun tangan. Kondisi jalan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar Alex Rabu (1/4).

Alex menjelaskan, khusus di wilayah Tualang, terdapat sekitar 4 kilometer jalan provinsi dengan kondisi rusak berat yang membutuhkan penanganan segera.

“Di Tualang saja ada sekitar 4 kilometer jalan yang rusaknya cukup parah. Ini harus segera diperbaiki demi keselamatan nyawa pengendara,” tambahnya.

Secara keseluruhan, kerusakan jalan di ruas Simpang Minas hingga menuju Jembatan Ukai diperkirakan mencapai sekitar 5 kilometer.

Di sepanjang jalur tersebut, kondisi jalan tampak berlubang, bergelombang, bahkan di beberapa titik nyaris hancur.

Kerusakan ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi pengendara roda dua, roda empat, hingga kendaraan berat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Selain itu, aktivitas truk bertonase berat yang masih bebas melintas turut diduga memperparah kondisi jalan.

Padahal sebelumnya pemerintah telah berkomitmen untuk menertibkan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mendorong kontribusi perusahaan dalam perbaikan infrastruktur jalan.

Namun hingga kini, kondisi di lapangan belum menunjukkan perubahan signifikan. Jalan masih dalam keadaan rusak dan aktivitas kendaraan berat tetap berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban resmi dari Pihak terkait yaitu Dinas PUPR Provinsi Riau.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png