Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Lintas Maredan–Simpang Beringin Kini Terlupakan, Warga Siak Cenderung Lewat PT SIR Menuju Pekanbaru

Kondisi Jalan Lintas Maredan–Simpang Beringin di Kabupaten Siak mengalami kerusakan parah sehingga banyak warga memilih melintas melalui Jalan PT SIR menuju Pekanbaru.
Kondisi Jalan Lintas Maredan–Simpang Beringin di Kabupaten Siak mengalami kerusakan parah sehingga banyak warga memilih melintas melalui Jalan PT SIR menuju Pekanbaru. (istimewa).

Riauexpose.com SIAK, Jalan Lintas Maredan–Simpang Beringin yang dahulu menjadi jalur utama penghubung Kabupaten Siak dengan Kota Pekanbaru kini semakin ditinggalkan pengguna jalan.

Kondisi ruas jalan yang rusak parah, dipenuhi lubang, beton yang hancur, serta debu saat musim kemarau dan lumpur ketika hujan membuat masyarakat beralih menggunakan Jalan PT Sawit Inti Rakyat (SIR) yang dinilai lebih cepat, aman, dan nyaman.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Kerusakan di sejumlah titik ruas Jalan Maredan–Simpang Beringin telah berlangsung cukup lama.

Beton jalan yang sebelumnya dibangun kini terlihat pecah dan hancur sehingga mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Ironisnya, hingga kini kondisi tersebut belum mendapat penanganan sama sekali dari Pemerintah Provinsi Riau melalui instansi terkait, padahal jalan tersebut merupakan salah satu akses penghubung penting menuju ibu kota Provinsi Riau.

Sekitar lima tahun lalu, ruas Jalan Maredan–Simpang Beringin masih menjadi jalur favorit masyarakat.

Arus kendaraan ramai sejak pagi hingga malam hari, meski pada malam hari kawasan tersebut dikenal sepi dan rawan tindak kriminal.

Kini suasananya jauh berbeda. Jalan tersebut hanya sesekali dilintasi truk pengangkut kayu balak menuju PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), sementara kendaraan pribadi maupun mobil pikap warga terlihat semakin jarang melintas.

Sebaliknya, Jalan PT Sawit Inti Rakyat (SIR) kini menjadi pilihan masyarakat dari Kabupaten Siak, Bengkalis, maupun Pekanbaru. Ruas jalan tersebut hampir setiap hari dipadati kendaraan yang melintas dari kedua arah.

Salah seorang warga Siak, Agus, mengaku sudah tidak lagi menggunakan jalur Maredan–Simpang Beringin ketika bepergian ke Pekanbaru.

“Sekarang lebih dekat dan hemat waktu lewat PT SIR. Selain itu jalannya juga mulus sehingga lebih nyaman dilalui,” ujar Agus kepada RiauExpose.com, Sabtu (18/7/2026).

Peralihan arus kendaraan ke Jalan PT SIR tidak terlepas dari dibukanya akses tersebut pada akhir tahun 2022 silam.

Saat itu, Gubernur Riau Syamsuar meresmikan penggunaan ruas Jalan PT Sawit Inti Rakyat (SIR) yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Siak.

IMG 2852
Syamsuar dan Alfedri sewaktu peresmian jalan lintas PT SIR Desember 2022 lalu.

Pada peresmian yang berlangsung Rabu, 28 Desember 2022, Bupati Siak Alfedri menyampaikan rasa syukur atas beroperasinya jalan tersebut karena dinilai menjadi akses penting bagi masyarakat Perawang dan Kabupaten Siak.

Menurut Alfedri, keberadaan Jalan PT SIR mampu memangkas waktu tempuh menuju Pekanbaru, mendorong pertumbuhan ekonomi Perawang, mendukung sektor pariwisata Kabupaten Siak, sekaligus memperlancar akses menuju Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Sementara itu, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki ruas Jalan Maredan–Simpang Beringin agar kembali layak dilalui.

Pasalnya, jalan tersebut masih memiliki peran penting sebagai jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Siak dengan Kota Pekanbaru.

Dengan kondisi yang terus memburuk tanpa penanganan, ruas Jalan Maredan–Simpang Beringin akan semakin ditinggalkan masyarakat dan perkampungan di sana tidak berkembang dan semakin terpinggirkan.

76 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png