Riauexpose.com PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau di bawah kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Heryawan, terus melakukan berbagai terobosan dalam membangun pelayanan publik yang humanis, meningkatkan keamanan, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui enam program unggulan yang diperkenalkan kepada masyarakat melalui Humas Polda Riau.
Enam program tersebut menjadi strategi Polda Riau dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi, edukasi, pencegahan kejahatan siber, penanggulangan geng dan anarkisme, hingga forum komunikasi langsung bersama masyarakat.
Program pertama adalah Rajawali (Rabu Jaya Wirausaha Mandiri) yang difokuskan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat agar lebih tangguh dan mandiri.
Melalui program ini, Polda Riau ingin menciptakan masyarakat yang produktif dan memiliki daya saing.
Selanjutnya terdapat Radar (Rabu Damai Anti Cyber Crime) yang mengedepankan edukasi mengenai keamanan digital dan pencegahan kejahatan siber.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Program ketiga adalah Raga (Rabu Anti Genk dan Anarkisme) yang bertujuan menekan aksi geng motor, kekerasan jalanan, kenakalan remaja serta berbagai bentuk anarkisme melalui langkah preventif dan kolaboratif.
Kemudian Rebung (Rabu Edukasi Bersama Untuk Negeri Gemilang) yang berfokus pada peningkatan wawasan dan pendidikan masyarakat melalui kegiatan edukatif yang melibatkan berbagai elemen.
Polda Riau juga menghadirkan program Jumat Curhat dan Minggu Kasih, yaitu forum dialog langsung antara Kapolda bersama masyarakat untuk menyerap aspirasi, menerima masukan, sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan kamtibmas.
Sementara program Jalur (Jelajah Rabu Untuk Rakyat) disiapkan sebagai program yang akan segera diluncurkan sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Heryawan mengatakan seluruh program tersebut merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dan kolaboratif.
“Kami ingin Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang membantu menyelesaikan persoalan sosial, meningkatkan kesejahteraan, memberikan edukasi, serta menjaga keamanan secara bersama-sama,” ujar Irjen Pol Hery Heryawan. Jumat (17/7/2026).
Menurut Kapolda, keamanan yang kondusif hanya dapat terwujud apabila terdapat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui enam program ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat persatuan, meningkatkan literasi, serta membangun Riau yang aman, damai, maju dan bermartabat. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegas Kapolda.
Enam program unggulan tersebut menjadi bagian dari transformasi pelayanan Polda Riau yang mengedepankan semangat Presisi, sekaligus memperkuat slogan “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” sebagai komitmen membangun keamanan dan kesejahteraan masyarakat Bumi Lancang Kuning.















