Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Jalan Provinsi di Perawang Rusak Parah, Warga Tualang-Siak Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki

IMG 0363 scaled
Kondisi ruas jalan provinsi di Tualang-Siak terlihat rusah parah dan di perparah tingginya mobilitas truck odol melintas di sana (istimewa).

Siak  riauexpose.Com– Kondisi ruas Jalan provinsi di Jalan Pemda Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, kian memprihatinkan.

Kerusakan jalan yang semakin parah dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu aktivitas transportasi di jalur  lintas timur Sumatera tersebut.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Riau tersebut merupakan salah satu jalur utama lintas timur yang menghubungkan Medan menuju Jakarta maupun sebaliknya via Siak-Pelalawan.

Namun hingga saat ini, kondisi jalan terlihat mengalami kerusakan berat dan tidak adanya upaya perbaikan dari Pemerintah Provinsi Riau meski  mobilisasi meningkat saat mudik lebaran 1447 H yang tak lama lagi tiba.

Kerusakan diperkirakan mencapai sepanjang 10 kilometer, mulai dari depan Terminal Perawang hingga Simpang Pramuka PT SIR.

Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan air yang disertai lumpur. Sementara saat cuaca panas, debu tebal berterbangan dan mengganggu jarak pandang pengendara.

“Kalau hujan seperti kubangan kerbau. Kalau panas debunya luar biasa. Kondisi ini sudah sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar Miko, warga Kecamatan Tualang, Sabtu (7/3).

Akibat kondisi jalan yang rusak tersebut, sejumlah bus lintas provinsi bahkan memilih memutar melalui jalur dalam Kota Perawang untuk menghindari jalan rusak itu.

Namun demikian, langkah itu justru kerap melanggar aturan lalu lintas karena bukan jalur yang diperuntukkan bagi kendaraan besar.

Tak hanya itu, kerusakan jalan juga diduga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

Beberapa waktu lalu, sebuah bus Halmahera diberitakan mengalami kecelakaan yang menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami patah kaki dan nyaris tewas.

“Ini sangat disayangkan. Infrastruktur jalan rusak, tapi masyarakat yang menjadi korban,” timpal Miko.

Keluhan terkait kerusakan jalan ini juga telah disampaikan oleh Kepala Desa Maredan Barat, Al-Jufir, kepada Bupati Siak Afni Zulkifli saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tualang yang digelar beberapa hari lalu.

Di hadapan orang nomor satu di Siak itu, Al-Jufir meminta Pemerintah Kabupaten Siak ikut mendorong Pemerintah Provinsi Riau agar segera melakukan perbaikan pada ruas jalan tersebut.

Pada kegiatan Musrenbang kala itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak Ardi Arpandi juga terlihat hadir mendampingi Bupati Siak Afni Zulkifli dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di Kecamatan Tualang.

Miko menilai peran aktif Pemerintah Kabupaten Siak sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan jalan provinsi tersebut.

Menurutnya, Kepala Dinas PUPR Siak Ardi Arpandi memiliki pengalaman dan kedekatan dengan Pemerintah Provinsi Riau karena sebelumnya pernah menjabat sebagai pejabat yang menangani perbaikan jalan dan jembatan wilayah I di PUPR Provinsi Riau.

“Sekarang tinggal soal niat dan keseriusan saja. Memang statusnya jalan provinsi, tapi pejabat di Siak punya kedekatan dan pengalaman di PUPR Provinsi. Itu bisa menjadi modal untuk memperjuangkan perbaikan jalan ini,” pungkas Miko penuh harap.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png