Riauexpose.com PEKANBARU – Pengelola Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru resmi menerapkan penyesuaian tarif parkir kendaraan roda empat yang mulai berlaku Sabtu, 1 Agustus 2026.
Dalam kebijakan terbaru tersebut, tarif parkir mobil untuk satu jam pertama naik dari Rp6.000 menjadi Rp9.000, sedangkan tarif untuk setiap jam berikutnya ditetapkan sebesar Rp5.000.
Sementara itu, tarif parkir kendaraan roda dua tidak mengalami perubahan. Pengguna sepeda motor tetap dikenakan biaya Rp3.000 untuk satu jam pertama dan Rp1.000 untuk setiap jam berikutnya.
Kabar tersebut diungkapkan General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad.
Achmad menjelaskan, bahwa penyesuaian tarif hanya diberlakukan untuk kendaraan roda empat.
“Penyesuaian ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat,” kata Achmad.
Dia mengklaim, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keberlangsungan operasional bandara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seluruh biaya operasional, pemeliharaan, hingga pengembangan infrastruktur bandara berasal dari pendapatan perusahaan.
“Biaya operasional, perawatan maupun pengembangan fasilitas kami bersumber dari hasil usaha. Karena itu, penyesuaian tarif dilakukan bersamaan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Achmad menyebutkan, keputusan menaikkan tarif parkir telah melalui proses kajian yang komprehensif. Di sisi lain, tarif parkir sepeda motor tetap dipertahankan agar tetap terjangkau bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik. Penyesuaian tarif ini sejalan dengan berbagai peningkatan fasilitas yang sedang dan akan terus kami lakukan,” tambahnya.
Selain penyesuaian tarif parkir, Bandara SSK II Pekanbaru saat ini juga tengah melakukan pengembangan besar melalui pembangunan terminal internasional baru seluas sekitar 17.000 meter persegi.
Proyek tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan bandara hingga 1,5 juta penumpang per tahun, sehingga total kapasitas Bandara SSK II meningkat dari sekitar 3,5 juta menjadi 5 juta penumpang setiap tahun.
Tak hanya itu, pengelola juga melakukan berbagai pembenahan fasilitas, mulai dari peningkatan sistem pencahayaan di area parkir, perbaikan fasilitas terminal, penguatan sistem kelistrikan, hingga penambahan berbagai sarana pendukung demi memberikan kenyamanan, keamanan, dan pelayanan yang lebih optimal kepada para penumpang.











