Pencarian

Mahasiswa Pekanbaru Terjangkit HIV Pemko Sasar Kampus

Mahasiswa di Pekanbaru dikabarkan teridentifikasi HIV. Pemko Pekanbaru bakal menyasar kampus dan sekolah untuk memperkuat edukasi serta pencegahan HIV/AIDS.

riauexpose
riauexpose Redaksi · Sabtu, 08 Agustus 2026 · 20:56:11 WIB
Mahasiswa Pekanbaru Terjangkit HIV Pemko Sasar Kampus
Mahasiswa Pekanbaru Terjangkit HIV Pemko Sasar Kampus

Riauexpose.com PEKANBARU – Temuan seorang mahasiswa yang teridentifikasi mengidap HIV melalui layanan kesehatan di salah satu Puskesmas di Kota Pekanbaru menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Temuan tersebut terungkap melalui layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) atau layanan konseling dan tes HIV.

Informasi itu mendorong Pemko Pekanbaru untuk memperkuat langkah pencegahan HIV/AIDS, terutama di kalangan remaja, pelajar, dan mahasiswa yang dinilai perlu mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi serta perilaku seksual yang aman.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pemerintah daerah akan menyasar lingkungan kampus untuk memberikan penyuluhan mengenai HIV/AIDS.

“Mereka mulai menjangkiti remaja, pelajar hingga mahasiswa, maka harus ada langkah antisipasi,” terang Markarius Anwar, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui layanan kesehatan. Edukasi juga perlu diperkuat di lingkungan pendidikan agar generasi muda memahami risiko penularan HIV serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan.

Pemko Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) selama ini rutin melakukan penyuluhan mengenai HIV/AIDS, termasuk menyasar sekolah.

Ke depan, kegiatan serupa juga akan diperluas ke lingkungan perguruan tinggi.

HIV atau Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Jika tidak mendapatkan pengobatan, infeksi HIV dapat berkembang menjadi AIDS atau Acquired Immunodeficiency Syndrome.

HIV dapat menular melalui pertukaran cairan tubuh tertentu, terutama melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta dari ibu yang terinfeksi kepada anak dalam kondisi tertentu.

Karena itu, mengetahui status HIV melalui tes merupakan salah satu langkah penting dalam pencegahan dan penanganan.

Seseorang yang terinfeksi HIV juga tidak dapat dikenali hanya berdasarkan penampilan fisik. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui status seseorang.

Pencegahan HIV dapat dilakukan dengan menghindari perilaku seksual berisiko, tidak berganti-ganti pasangan seksual, menggunakan kondom secara benar, tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian, serta melakukan tes HIV apabila memiliki faktor risiko.

Bagi masyarakat yang memiliki risiko penularan, layanan konseling dan tes HIV di fasilitas kesehatan dapat menjadi langkah penting untuk mengetahui status kesehatan secara dini.

Dengan ditemukannya kasus pada kalangan mahasiswa tersebut, Pemko Pekanbaru menilai edukasi mengenai HIV/AIDS perlu terus diperkuat.

Langkah tersebut dapat meningkatkan pengetahuan generasi muda mengenai HIV, mengurangi perilaku berisiko, sekaligus mendorong masyarakat untuk tidak memberikan stigma atau diskriminasi kepada orang yang hidup dengan HIV.

Pemko Pekanbaru pun berencana memperkuat sosialisasi ke lingkungan kampus sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di kalangan generasi muda.

"BACA JUGA" Sosok KBP Teddy Fanani yang Viral Usai Keributan dengan Pengendara Mobil di Padang Polsek Tambang Cek gudang rokok ilegal Desa Kualu Usai Terima Aduan Warga HUT Riau ke-69: Riau Ku Kaya, Pemimpinku Malang, dari Saleh Djasit hingga Abdul Wahid

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks