RIAUEXPOSE.COM KAMPAR— Tradisi olahraga air kembali mendapat panggung di Kabupaten Kampar. Ajang Pacu sampan Buluh Cina (PSB) Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 23–25 Oktober 2026, di Sungai Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.
Mengusung semangat olahraga, budaya, pariwisata, dan persaudaraan, Pacusampan Buluh Cina 2026 memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Kampar 2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momen untuk menghidupkan kembali atmosfer olahraga tradisional berbasis sungai yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Riauexpose.com penyelenggaraan PSB 2026 melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Kampar, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta berbagai pihak terkait.
Perlombaan akan dipusatkan di Sungai Buluh Cina, salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata alam dan aktivitas masyarakat berbasis sungai di Kecamatan Siak Hulu.
Peserta akan beradu kekompakan dan kecepatan menggunakan perahu pacu naga atau dragon boat.
Selain menjadi kompetisi olahraga, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan Buluh Cina kepada masyarakat yang lebih luas.
Panitia mencantumkan hadiah dengan total Rp22 juta, terdiri atas:
Juara I: Rp10 juta
Juara II: Rp7 juta
Juara III: Rp5 juta
Pendaftaran peserta mulai dibuka pada 23 September 2026, sementara technical meeting dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.
Bagi masyarakat Desa Buluh Cina, agenda Pacu sampan bukan sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi desa melalui olahraga dan wisata sungai.
Ocu Napi, warga Desa Baru Buluh Cina, menilai kegiatan seperti Pacu sampan memiliki arti penting bagi masyarakat karena mampu menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan potensi wisata daerah.
“Pacusampan ini bukan hanya soal siapa yang paling cepat. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa menghidupkan suasana desa, mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus mengenalkan Buluh Cina kepada orang-orang dari luar daerah.” ujar Ocu Napi.
Pacusampan Buluh Cina 2026 membawa konsep yang lebih luas dari sekadar pertandingan.
Perpaduan antara olahraga air, budaya lokal dan panorama sungai dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan.
Dengan digelarnya kegiatan selama tiga hari, kawasan Sungai Buluh Cina berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat sekaligus ruang promosi UMKM tempatan.
Bagi Kabupaten Kampar, kegiatan berbasis budaya dan olahraga seperti ini juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang memiliki kekayaan alam, tradisi, serta aktivitas masyarakat yang khas.
Masyarakat yang ingin mengikuti atau memperoleh informasi mengenai perlombaan dapat menghubungi kontak panitia yakni Hendra 0852 7158 7269 dan Ahmad Arifin 0823 8792 5161.