Pencarian

Kakorlantas Polri Beri Arahan Operasi Patuh 2026 Kepada Dir dan Kasat Lantas

Kakorlantas Polri Aries Syahbudin beri arahan virtual kepada Dirlantas dan Kasatlantas. Operasi Patuh 2026 utamakan edukasi, pelayanan humanis, dan keselamatan.

Usman
Usman Redaksi · Rabu, 28 Oktober 2026 · 22:18:00 WIB · Editor: Redaksi
Kakorlantas Polri Beri Arahan Operasi Patuh 2026 Kepada Dir dan Kasat Lantas
Suasana arahan virtual Operasi Patuh 2026 kepada Dirlantas dan Kasatlantas.

RIAUEXPOSE.COM JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin mengungkapkan bahwa Operasi Patuh 2026 bukan semata-mata ajang penindakan pelanggaran lalu lintas.

Ia meminta seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres mengedepankan edukasi, pendekatan humanis, serta pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Kakorlantas Polri saat memimpin rapat virtual bersama para Dirlantas Polda dan Kasatlantas Polres, Jumat (23/10/2026).

Melalui arahan itu, seluruh personel lalu lintas diminta menjadikan keselamatan pengguna jalan dan peningkatan kesadaran masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan operasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya serta sejumlah pejabat utama Korlantas Polri.

Kakorlantas menekankan, keberhasilan Operasi Patuh 2026 tidak cukup dinilai dari banyaknya pengendara yang ditilang.

Lebih dari itu, operasi harus mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin disiplin, patuh terhadap aturan, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Operasi ini harus mampu membangun kesadaran hukum masyarakat. Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujar Aries.

Operasi Patuh 2026 dilaksanakan secara serentak oleh Korlantas Polri bersama jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaannya, Kakorlantas meminta seluruh jajaran memperkuat sosialisasi keselamatan berlalu lintas dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas otomotif, hingga pengguna jalan lainnya.

Penyebaran informasi melalui media massa dan media sosial juga perlu dioptimalkan agar pesan keselamatan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian utama dalam Operasi Patuh 2026 adalah berkendara melawan arus. Perilaku tersebut dinilai berisiko tinggi memicu kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Karena itu, jajaran lalu lintas diminta memperkuat pengawasan serta mengutamakan langkah pencegahan di lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Korlantas Polri juga mendorong pelaksanaan edukasi safety riding dan safety driving, penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta pemberian teguran simpatik sesuai kondisi di lapangan.

Penindakan tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang membahayakan, tetapi harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Khusus penindakan berupa tilang, Kakorlantas menegaskan perlunya pendampingan personel Provos sebagai bentuk pengawasan internal untuk menjaga profesionalisme anggota.

Lebih jauh, Operasi Patuh 2026 menjadi momen bagi Polri untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Personel lalu lintas tidak hanya dituntut tegas dalam menegakkan aturan, tetapi juga harus santun, responsif, dan mampu memberikan solusi ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

Pendekatan humanis membuat masyarakat memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab dalam melindungi diri sendiri dan orang lain.

Melalui operasi ini, Korlantas Polri berharap kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya ketika petugas melakukan pengawasan.

Dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Operasi Patuh 2026 mampu menekan pelanggaran, mencegah kecelakaan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.

Keberhasilan operasi bukan hanya terlihat dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan selamat sampai tujuan.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks