Riauexpose.Com – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyambangi sejumlah Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Jumat (3/4).
Kunjungan tersebut guna memastikan peran aktif usaha kampung dalam memperkuat ekonomi masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Afni memberikan apresiasi terhadap Bumkam yang dinilai berhasil memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian dan peternakan.
Dia bilang bahwa pemanfaatan Dana Desa harus dialokasikan pada program produktif yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi masyarakat.
“Kita ingin kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis benar-benar berasal dari petani dan peternak lokal di Kabupaten Siak,” ujar Afni saat berdialog dengan pengelola Bumkam.
Afni juga menekankan kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemanfaatan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar wajib menyerap hasil produksi dari kelompok usaha di tiap kecamatan, termasuk Bumkam dan pelaku UMKM.
Saat meninjau Bumkam di Kampung Paluh, Afni melihat langsung budidaya ayam petelur yang dinilai memiliki kualitas baik dan berpotensi menjadi sumber protein bagi anak-anak.
Ia mendorong kemitraan antara Bumkam dan dapur MBG agar hasil produksi lokal dapat terserap secara maksimal.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kampung Koto Ringin yang memiliki potensi hortikultura unggulan seperti cabai merah, cabai rawit, serta budidaya semangka.
Selain itu, aktivitas nelayan di daerah tersebut dinilai mampu mendukung pasokan protein ikan segar bagi kebutuhan dapur MBG.
Di Kampung Benteng Hulu, Afni juga mengapresiasi inovasi pertanian modern melalui sistem hidroponik yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT).
Produksi selada, pakcoy, jagung manis, hingga semangka dari kampung tersebut dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing dan berkelanjutan.
Afni menegaskan, keberhasilan pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Siak menjadi bukti nyata bahwa anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara transparan dan produktif untuk kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukti bahwa Dana Desa di Siak dikelola dengan baik dan tidak disalahgunakan. Hasilnya nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Orang nomor wahid di negeri istana itu mengajak seluruh elemen masyarakat serta pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut, agar sinergi antara pemerintah daerah dan program nasional tetap berjalan optimal dengan mengedepankan potensi lokal.
“Jangan sampai dapur Makan Bergizi Gratis menolak produk UMKM atau hasil tani dari kampung sendiri. Kita harus mandiri pangan dan memastikan perputaran ekonomi tetap berada di tangan masyarakat Siak,” tutup Afni.















