Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Rahmat Setiawan Gemparkan Dunia, Pemuda Perawang Siak Raih Penghargaan Resmi NASA

Rahmat Setiawan, pemuda asal Perawang Kabupaten Siak, menerima Piagam Penghargaan Resmi dari NASA atas kontribusinya membantu meningkatkan keamanan sistem teknologi informasi lembaga antariksa Amerika Serikat.
Rahmat Setiawan, pemuda asal Perawang Kabupaten Siak, menerima Piagam Penghargaan Resmi dari NASA atas kontribusinya membantu meningkatkan keamanan sistem teknologi informasi lembaga antariksa Amerika Serikat. (istimewa).

Riauexpose.com SIAK – Nama Rahmat Setiawan kini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau. Pemuda asal Perawang itu berhasil mencatat prestasi internasional setelah memperoleh Piagam Penghargaan Resmi dari NASA atas kontribusinya membantu meningkatkan keamanan sistem teknologi informasi milik lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut.

Penghargaan itu diberikan setelah laporan kerentanan keamanan (security vulnerability) yang dikirim Rahmat melalui program NASA Vulnerability Disclosure Program (VDP) dinyatakan Accepted pada 5 Mei 2026.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Atas kontribusinya tersebut, NASA kemudian menerbitkan Certificate of Appreciation pada 22 Juli 2026 yang ditandatangani Kelvin Taylor, Senior Agency Information Security Officer (SAISO) NASA Office of Chief Information Officer (OCIO).

Selain menerima piagam resmi, nama Rahmat juga masuk dalam NASA Hall of Fame sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam meningkatkan keamanan sistem.

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena Rahmat bukan berasal dari kalangan akademisi maupun lulusan perguruan tinggi ternama.

Dalam kesehariannya, ia bekerja sebagai pemotong rumput di area pabrik Indah Kiat Perawang.

Di balik pekerjaannya itu, Rahmat memiliki kegemaran mendalami dunia keamanan siber secara otodidak sejak masih kecil.

“Awalnya hanya iseng untuk mengasah skill dan belajar lebih jauh tentang keamanan siber. Saya tidak pernah menyangka bisa mendapatkan apresiasi langsung dari NASA,” ujar Rahmat.

Sejak kecil, Rahmat lebih memilih menghabiskan waktu di warung internet dibanding bermain bersama teman-teman seusianya.

Dari sanalah ia belajar komputer, internet, hingga memahami dunia keamanan siber secara mandiri.

“Sejak kecil saya memang sudah tertarik dengan komputer dan internet. Saya lebih senang belajar di warnet daripada bermain seperti teman-teman lainnya,” katanya.

Ketekunan tersebut mengantarkan Rahmat mampu menemukan berbagai kerentanan keamanan pada sejumlah sistem digital nasional maupun internasional.

Tak hanya NASA, Rahmat juga telah memperoleh sertifikat apresiasi, piagam penghargaan, dan Hall of Fame dari berbagai instansi pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, hingga organisasi internasional.

Di dalam negeri, penghargaan datang dari Catalyst, Good Ponsel, KaryaKarsa, Universitas Islam Lamongan (UNISLA), Universitas Advent Indonesia (UNAI), TIMES Indonesia, BMKG, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), PT BGR Logistik Indonesia, PT Edukasi Indonesia Jaya, serta sejumlah Dinas Komunikasi dan Informatika di berbagai daerah.

Sementara di tingkat internasional, Rahmat memperoleh pengakuan Hall of Fame dari Government Technology Agency (GovTech) Singapura, Wageningen University & Research Belanda, UNESCO, UNDP, hingga NASA.

Meski telah mengoleksi berbagai penghargaan nasional dan internasional, Rahmat tetap memilih menjalani kehidupan sederhana di Perawang.

“Banyak sertifikat apresiasi dan penghargaan dari dalam negeri maupun luar negeri yang telah saya dapatkan, tetapi semua ini hanya titipan dari Allah. Kalau bukan karena Allah, saya bukan siapa-siapa,” ungkapnya.

Rahmat juga aktif membagikan berbagai pencapaiannya melalui akun Instagram pribadinya @rahmatsetiawan6199.

Kisah Rahmat Setiawan menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dunia.

Berbekal semangat belajar, konsistensi, dan kerja keras, pemuda asal Perawang itu mampu mengharumkan nama Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bahkan Indonesia di mata dunia.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tidak pernah berhenti belajar, berani bermimpi besar, dan terus mengembangkan kemampuan meski berasal dari daerah maupun tanpa latar belakang pendidikan tinggi.

70 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png