Pencarian

PSPS Pekanbaru Tumbang 1-2 di Kandang PSIS Semarang pada Laga Perdana

PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan PSIS Semarang 1-2 dalam laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Jumat (11/9/2026) malam.

Usman
Usman Redaksi · Sabtu, 12 September 2026 · 11:47:00 WIB · Editor: Redaksi
PSPS Pekanbaru Tumbang 1-2 di Kandang PSIS Semarang pada Laga Perdana
PSPS Pekanbaru kalah 1-2 di kandang PSIS Semarang pada laga perdana.

Riauexpose.com SEMARANG – PSPS Pekanbaru mengawali perjalanan di Championship 2026/2027 dengan hasil pahit. Sempat bangkit menyamakan kedudukan lewat sundulan Antonio Augusto Gamaroni, Askar Bertuah akhirnya harus mengakui keunggulan PSIS Semarang dengan skor 1-2 dalam laga di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9/2026) malam.

Pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal.

PSIS Semarang yang tampil di hadapan pendukungnya langsung mengambil inisiatif serangan, sementara PSPS Pekanbaru berusaha meredam tekanan sembari mencari celah melalui serangan balik.

PSPS bahkan lebih dulu menciptakan sejumlah peluang. Asir Azis mendapat kesempatan membuka keunggulan, namun tendangannya masih melebar dari sasaran.

Dua menit kemudian, Machado ikut mengancam pertahanan PSIS. Tendangannya mengarah ke gawang, tetapi masih mampu diamankan penjaga gawang tuan rumah.

PSIS terus meningkatkan tekanan. Serangan cepat yang dibangun dari berbagai sisi membuat lini pertahanan PSPS yang dikawal Dicky harus bekerja keras.

Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26. Berawal dari bola rebound yang sebelumnya berhasil ditepis Dicky, bola kembali jatuh di area berbahaya.

M Akbar memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Ia berhasil memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulan ke gawang PSPS.

Gol tersebut membuat PSIS Semarang unggul 1-0.

Tertinggal, PSPS tidak kehilangan karakter permainan. Askar Bertuah mulai meningkatkan intensitas serangan dan mencoba membongkar pertahanan PSIS melalui umpan-umpan terobosan.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, namun belum berujung gol.

Memasuki penghujung babak pertama, PSPS semakin berani keluar menyerang. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-45.

Berawal dari umpan silang M Reza dari sisi lapangan, bola dikirim ke depan gawang PSIS. Antonio Augusto Gamaroni memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan keras yang gagal dibendung penjaga gawang tuan rumah.

Skor berubah menjadi 1-1.

Kedudukan imbang bertahan hingga babak pertama berakhir setelah tambahan waktu tiga menit.

Memasuki babak kedua, PSPS tampil lebih agresif. Anak asuh Akhyar Ilyas berusaha mengambil kendali permainan dan mencari gol kedua untuk membalikkan keadaan.

Tekanan terus diberikan melalui lini tengah dan serangan cepat. PSPS juga beberapa kali mencoba memanfaatkan bola mati.

Pada menit ke-60, Askar Bertuah memperoleh tendangan bebas setelah Andy Setyo melakukan tekel terhadap pemain PSPS.

M Reza dipercaya menjadi eksekutor. Ia melepaskan tendangan terarah ke gawang PSIS, namun penjaga gawang tuan rumah masih mampu melakukan penyelamatan.

PSPS terus melakukan pressing. Intensitas permainan membuat pertandingan berlangsung semakin panas. Pelatih Akhyar Ilyas bahkan harus menerima kartu kuning setelah melakukan protes keras kepada wasit.

Saat PSPS berusaha mencari momentum untuk mencetak gol kedua, PSIS justru kembali menemukan celah.

Pada menit ke-72, tuan rumah mencetak gol keduanya melalui Lorensius.

Gol tersebut berawal dari umpan Corfe yang kemudian diselesaikan Lorensius dengan tendangan ke sudut kiri gawang PSPS. Dicky tak mampu menjangkau bola.

PSIS kembali unggul 2-1.

PSPS merespons dengan meningkatkan tekanan. Askar Bertuah tidak ingin pulang tanpa poin dan terus menggedor pertahanan tuan rumah.

Memasuki menit ke-80, Akbar dari PSIS menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain PSPS.

Jual beli serangan terus terjadi pada menit-menit akhir. PSIS berusaha menjaga keunggulan, sedangkan PSPS terus memburu gol penyama kedudukan.

Peluang emas kembali hadir bagi PSPS pada menit ke-87. Vieri mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang, tetapi bola masih melambung di atas mistar.

Wasit memberikan tambahan waktu lima menit.

Pada masa injury time, PSPS meningkatkan tekanan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan Askar Bertuah untuk mencuri gol penyeimbang.

Namun, pertahanan PSIS mampu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Peluit panjang pun memastikan PSIS Semarang menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru.

Hasil tersebut membuat Askar Bertuah harus mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kekalahan.

Meski gagal membawa pulang poin dari Stadion Jatidiri, PSPS menunjukkan perlawanan kompetitif setelah mampu bangkit dari ketertinggalan dan menyamakan skor pada babak pertama.

Perjalanan PSPS di kompetisi musim 2026/2027 masih panjang. Askar Bertuah dituntut segera melakukan evaluasi dan menjaga konsistensi permainan untuk meraih hasil positif pada laga berikutnya.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks