Riauexpose.com MADRID - Satu kesalahan kecil di bawah mistar berubah menjadi petaka bagi Inter Milan.
Josef Martinez menjadi sorotan setelah blundernya membantu Real Madrid mencetak gol kedua dan mengunci kemenangan 2-1 atas Nerazzurri pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.
Inter sebenarnya tampil cukup solid dalam duel di markas Real Madrid. Namun, dua gol yang bersarang pada babak pertama membuat tim besutan Cristian Chivu harus pulang dengan tangan hampa.
Inter hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Carlos Augusto pada babak kedua.
Blunder Martinez terjadi ketika Inter sedang berada dalam tekanan. Kiper asal Spanyol itu menerima bola dari umpan sisi lapangan, tetapi terlalu lama menguasainya.
Saat Martinez hendak membuang bola, Federico Valverde datang menekan dan berhasil menyontek bola tersebut ke arah gawang. Bola meluncur masuk dan membuat Real Madrid unggul dua gol.
Kesalahan tersebut membuat Martinez langsung menjadi sasaran sorotan. Meski demikian, performanya secara keseluruhan tidak bisa dibilang buruk.
Martinez tercatat membuat enam penyelamatan dalam pertandingan tersebut dan memiliki akurasi umpan hingga 90 persen. Namun, satu kesalahan fatal menghadapi tim sekaliber Real Madrid harus dibayar mahal oleh Inter.
Usai pertandingan, Martinez memilih bertanggung jawab penuh atas kesalahannya. Ia meminta maaf kepada tim dan berjanji menjadikan momen tersebut sebagai pelajaran untuk bangkit.
“Sama seperti di kehidupan, perjalanan sebagai pesepakbola tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan,” ujar Martinez melalui akun Instagram-nya.
Menurut Martinez, cara seorang pemain bangkit setelah melakukan kesalahan justru menjadi bagian penting dalam membentuk karakter.
“Bagaimana Anda bisa bangkit setelah momen sulit kemarin akan membantu membentuk karakter Anda bisa lebih kuat untuk bermain di klub ini,” sambungnya.
Martinez juga tidak mencari alasan atas gol kedua Real Madrid yang tercipta dari kesalahannya.
“Saya bertanggung jawab penuh atas blunder saya di gol kedua, kami tidak boleh kebobolan dua gol seperti itu ketika bertemu Real Madrid, yang akan menghukum Anda,” tegasnya.
Kekalahan tersebut tentu mengecewakan Inter. Martinez menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik dan layak mendapatkan hasil positif dari Santiago Bernabéu.
“Kami semua kecewa, karena saya rasa tim bermain sangat baik dan pantas membawa hasil positif ke Milan,” katanya.
Kini, Martinez dituntut segera melupakan kesalahan tersebut. Pasalnya, ia mendapat kepercayaan sebagai kiper utama Inter pada musim ini setelah Yann Sommer tidak lagi menjadi pilihan utama.
Kepercayaan tersebut membuat Martinez harus segera menunjukkan mentalitasnya. Apalagi, Cristian Chivu membutuhkan kiper yang mampu tampil tenang dalam pertandingan-pertandingan besar.
“Kami terus belajar, berkembang, mencoba lebih baik, dan kami tak sabar menantikan berikutnya. Forza Inter,” tutup Martinez.