Pencarian

Kapolres Inhu dan Dandim Bermalam di Lokasi Tangani Karhutla

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra dan Dandim 0302 Inhu turun langsung memimpin pemadaman Karhutla di Desa Anak Talang hingga bermalam di lokasi kebakaran.

Dolly Sandro
Dolly Sandro Reporter · Rabu, 09 September 2026 · 09:11:00 WIB · Editor: Redaksi
Kapolres Inhu dan Dandim Bermalam di Lokasi Tangani Karhutla
Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra bersama Dandim 0302 Inhu Letkol Arh. Bangun Bara K. Prabowo turun langsung memimpin operasi pemadaman Karhutla di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku. Keduanya bahkan bermalam di lokasi untuk memastikan penangana

Riauexpose.com INHU — Keseriusan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, tidak hanya ditunjukkan melalui pengerahan personel dan peralatan.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, bersama Dandim 0302 Inhu Letkol Arh. Bangun Bara K. Prabowo, turun langsung ke titik kebakaran, bahkan memilih bermalam dan melaksanakan ibadah di lokasi hingga kondisi api dapat dikendalikan.

Langkah tersebut menjadi bukti nyata keseriusan jajaran TNI-Polri dalam memastikan penanganan Karhutla berlangsung cepat, terpadu dan tidak berhenti hanya pada pemadaman awal.

Kedua pemimpin tersebut memimpin langsung operasi pemadaman Karhutla yang terpantau melalui Dasbor Aplikasi Green Policing di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu.

Informasi tersebut disampaikan Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran. Rabu (9/9/2026).

Titik panas atau hotspot di wilayah tersebut pertama kali terdeteksi pada Minggu, 6 September 2026, pada tiga koordinat, yakni -0,8819 ; 102,0648, -0,87818 ; 102,06522, dan -0,8775 ; 102,06091.

Menindaklanjuti hasil pemantauan tersebut, operasi penanganan secara menyeluruh dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolres dan Dandim tidak sekadar menerima laporan dari lapangan. Keduanya turun langsung memimpin personel gabungan dalam upaya melokalisasi dan memadamkan api.

“Sebelumnya, Kapolres juga sudah bermalam di lokasi karhutla Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida,” ujar Kasi Humas.

Kehadiran pimpinan di tengah medan kebakaran menjadi bagian dari upaya memastikan setiap kendala yang dihadapi personel dapat segera ditangani dan operasi pemadaman berjalan secara terkoordinasi.

Operasi pemadaman melibatkan kekuatan gabungan Polri, TNI, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya.

Dari jajaran Polres Inhu, personel yang turun antara lain Kapolres Inhu, Kasat Reskrim IPTU Adlin, Kapolsek Batang Cenaku IPTU Hendra Sebayang, Danki Brimob Yon C Inhu IPTU N. Panjaitan, serta personel Polres Inhu sebanyak 10 orang.

Selain itu, Sat Brimob Yon C mengerahkan 21 personel, Polsek Batang Cenaku 6 personel, dan Polsek Batang Gansal 7 personel.

Kekuatan tersebut diperkuat 7 personel TNI, 4 personel Manggala Agni Kabupaten Inhu dan 9 anggota Masyarakat Peduli Api.

Tidak hanya mengandalkan tenaga manusia, berbagai sarana pendukung juga dikerahkan, terdiri dari satu unit kendaraan roda enam, enam unit kendaraan roda empat, 20 unit kendaraan roda dua, dua unit mesin Robin, dua unit kepala solo, serta satu unit helikopter water bombing.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, lahan yang terbakar merupakan perkebunan kelapa sawit dengan luas mencapai sekitar 20 hektare.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan telah berhasil melakukan pemadaman pada sekitar 2 hektare lahan.

Karakter kebakaran berupa kebakaran permukaan pada vegetasi ladang sawit dengan kondisi tanah mineral.

Medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Jarak dari Polsek menuju lokasi kebakaran membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan. Lokasi juga cukup jauh dari desa induk dan tidak tersedia jaringan telepon seluler.

Persoalan lainnya adalah keterbatasan sumber air. Sumber air tidak tersedia di sekitar titik kebakaran sehingga petugas harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh pasokan air.

Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan tetap melanjutkan operasi pemadaman dan pendinginan.

Asap masih terlihat di sejumlah bagian lokasi sehingga personel melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali membesar.

“Meskipun dihadapkan berbagai kendala, tim terus berupaya maksimal memadamkan api. Di lokasi masih terlihat asap, sehingga proses pendinginan dan pengawasan terus dilakukan agar api tidak berkobar kembali,” ungkap Misran.

Bermalamnya Kapolres Inhu bersama Dandim 0302 Inhu di lokasi Karhutla sekaligus memperlihatkan pola penanganan yang menempatkan kondisi lapangan sebagai prioritas.

Dengan hadirnya pimpinan di lokasi, koordinasi lintas sektor semakin efektif sehingga Karhutla dapat segera dikendalikan dan potensi meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Dolly Sandro
Profil Penulis Dolly Sandro

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks