Pencarian

Bupati Pelalawan Klaim 30 Anak ISPA Akibat Asap Karhutla, Sekolah Ukui-Kerumutan Diliburkan

Bupati Pelalawan Zukri menyebut sekitar 30 anak terserang ISPA akibat asap karhutla. Sekolah SD hingga SMA di Ukui dan Kerumutan diliburkan mulai 24 Agustus 2026.

riauexpose
riauexpose Redaksi · Senin, 24 Agustus 2026 · 17:01:21 WIB
Bupati Pelalawan Klaim 30 Anak ISPA Akibat Asap Karhutla, Sekolah Ukui-Kerumutan Diliburkan
Bupati Pelalawan Klaim 30 Anak ISPA Akibat Asap Karhutla, Sekolah Ukui-Kerumutan Diliburkan

Riauexpose.com PELALAWAN– Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pelalawan mulai berdampak terhadap kesehatan anak-anak. Bupati Pelalawan Zukri menyebut sekitar 30 anak di Kecamatan Ukui dan Kerumutan terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sehingga pemerintah daerah memutuskan meliburkan sekolah mulai Senin, 24 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah kondisi karhutla di dua wilayah itu masih berlangsung. Bahkan, titik api di wilayah Ukui disebut berada di kawasan perbatasan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

“Di Pelalawan sudah ada beberapa anak kena ISPA, kalau tidak salah 30-an. Jadi memang di sana itu banyak lahan tidur, lahan-lahan kosong bekas konsesi dan semak belukar,” ujar Zukri.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena paparan asap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya pada anak-anak.

Zukri mengatakan, titik api saat ini tidak hanya berada di Kecamatan Kerumutan, tetapi juga meluas hingga wilayah Ukui yang berbatasan dengan Kabupaten Indragiri Hulu.

“Sekarang posisi titik api bukan hanya di Kerumutan saja, tapi di daerah Ukui juga perbatasan Inhu. Kita pertimbangkan libur dulu anak-anak dari SD sampai SMA ya,” katanya.

Kebijakan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar tersebut menjadi bentuk antisipasi pemerintah daerah agar anak-anak tidak terlalu lama berada di luar rumah dan terpapar asap karhutla.

Terlebih, kondisi udara yang buruk dapat memperbesar risiko gangguan pernapasan bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan karhutla dan kondisi kualitas udara di wilayah terdampak.

Penanganan kebakaran menjadi penting untuk mencegah meluasnya asap sekaligus mengurangi dampak kesehatan terhadap masyarakat.

"BACA JUGA" Disdik Siak Belum Liburkan Sekolah akibat Karhutla, Ini Penjelasan Kadisdik 46 Personel Brimob Polda Riau Perkuat Pemadaman Karhutla di Kampar Dirtipidter Bareskrim Polri Gandeng PPATK Usut Transaksi 72 Tersangka Karhutla

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks