Riauexpose.com SYDNEY – Dunia sepak bola kembali dikejutkan kabar di luar lapangan. Cristian Volpato, pemain Timnas Australia yang kini menjadi rekan setim Jay Idzes di Sassuolo, dinyatakan positif menggunakan kokain dan harus menerima sanksi berupa denda.
Kasus tersebut mencuat setelah Volpato menjalani pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian New South Wales, Australia.
Berdasarkan laporan ESPN yang dikutip, pemain berusia 22 tahun itu dinyatakan positif kokain dalam pemeriksaan kedua.
Peristiwa itu bermula ketika Volpato diberhentikan polisi di Anzac Bridge, Sydney, pada 24 Juli lalu. Dalam pemeriksaan awal di lokasi, tes menunjukkan adanya kandungan kokain dalam tubuhnya.
Hasil tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut. Tes kedua kembali menunjukkan hasil positif.
Atas pelanggaran tersebut, Volpato dijatuhi hukuman berupa denda. Kasus ini menjadi perhatian karena Volpato merupakan salah satu pemain yang memperkuat Timnas Australia sekaligus bermain di level klub bersama Sassuolo.
Volpato sendiri merupakan pemain kelahiran Australia yang memiliki darah Italia. Ia memilih memperkuat Australia di level internasional dan menjadi bagian dari generasi pemain muda Socceroos.
Di level klub, Volpato kini berada di Sassuolo dan menjadi rekan setim bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang pesepak bola profesional tidak hanya ditentukan oleh performa di lapangan.
Disiplin dan perilaku di luar pertandingan juga menjadi bagian penting dari karier seorang atlet.
Sementara itu, perhatian pencinta olahraga juga tertuju pada agenda sepak bola Asia Tenggara.
FIFA telah resmi merilis jadwal lengkap FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia dan Hong Kong pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Selain sepak bola, persiapan atlet angkat besi Indonesia Rizki Juniansyah menuju Asian Games 2026 juga menjadi sorotan.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu rela bertukar kelas dengan Rahmat Erwin Abdullah demi mengejar prestasi di pesta olahraga Asia.
Rizki akan menjalani debutnya di Asian Games setelah absen pada edisi sebelumnya karena harus menjalani operasi usus buntu.
Kini, ia menghadapi tantangan baru dengan turun di kelas 85 kilogram setelah sebelumnya bertanding di kelas 75 kilogram.