Pencarian

Banda Aceh Jadi Kota dengan Warga Paling Banyak Punya Emas

Banda Aceh menjadi kota dengan persentase rumah tangga pemilik emas minimal 10 gram tertinggi di Indonesia, mencapai 39,13 persen berdasarkan data BPS 2025.

Usman
Usman Redaksi · Sabtu, 12 September 2026 · 12:47:00 WIB · Editor: Redaksi
Banda Aceh Jadi Kota dengan Warga Paling Banyak Punya Emas
Warga Banda Aceh paling banyak simpan emas minimal 10 gram.

Riauexpose.com PEKANBARU – Emas masih menjadi salah satu aset berharga yang banyak disimpan masyarakat Indonesia. Data yang ditampilkan GoodStats berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 menunjukkan, Kota Banda Aceh menjadi wilayah dengan persentase rumah tangga yang memiliki emas atau perhiasan minimal 10 gram tertinggi di Indonesia.

Dalam daftar tersebut, sebanyak 39,13 persen rumah tangga di Banda Aceh tercatat memiliki aset emas atau perhiasan dengan berat minimal 10 gram. Angka ini menempatkan Banda Aceh di posisi teratas dibandingkan sejumlah kota lainnya.

Data tersebut mengacu pada indikator kepemilikan aset rumah tangga. BPS sendiri mendefinisikan kepemilikan emas/perhiasan minimal 10 gram sebagai salah satu jenis aset bergerak yang dimiliki rumah tangga.

Posisi kedua ditempati Balikpapan dengan persentase 36,94 persen, disusul Jakarta Selatansebesar 33,66 persen.

Berikut daftar 15 kota dengan persentase rumah tangga yang memiliki emas atau perhiasan minimal 10 gram:

  1. Banda Aceh – 39,13 persen
  2. Balikpapan – 36,94 persen
  3. Jakarta Selatan – 33,66 persen
  4. Parepare – 33,60 persen
  5. Bontang – 33,16 persen
  6. Cilegon – 32,97 persen
  7. Solok – 32,37 persen
  8. Baubau – 32,05 persen
  9. Samarinda – 31,06 persen
  10. Bengkulu – 31,03 persen
  11. Tangerang Selatan – 30,91 persen
  12. Singkawang – 30,33 persen
  13. Bekasi – 29,78 persen
  14. Metro – 29,57 persen
  15. Depok – 29,40 persen

Emas Jadi Salah Satu Bentuk Simpanan Rumah Tangga

Tingginya persentase kepemilikan emas menunjukkan bahwa logam mulia dan perhiasan masih menjadi salah satu bentuk aset yang diminati masyarakat.

BPS memasukkan emas atau perhiasan minimal 10 gram sebagai salah satu indikator kepemilikan aset rumah tangga dalam data kesejahteraan masyarakat. Data tersebut bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

Selain memiliki nilai ekonomi, emas juga relatif mudah disimpan dan dapat dijual kembali ketika rumah tangga membutuhkan dana. Karena itu, emas kerap dipandang masyarakat sebagai salah satu alternatif penyimpanan kekayaan.

Menariknya, sejumlah kota di luar Pulau Jawa justru mendominasi daftar teratas. Banda Aceh berada di posisi pertama, sementara Balikpapan, Parepare, Bontang, Solok, Baubau, Samarinda, Bengkulu dan Singkawang juga masuk jajaran 15 besar.

Data ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepemilikan emas bukan hanya fenomena masyarakat di kota-kota besar Pulau Jawa, tetapi juga cukup kuat di berbagai daerah Indonesia.

Sumber: BPS 2025.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks