RIAUEXPOSE.COM PEKANBARU – Jenazah FH (64), pensiunan aparatur sipil negara (ASN) yang tewas dibunuh oleh anak kandungnya sendiri, tiba di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Riau, Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.
Jenazah korban dibawa ke rumah sakit tersebut untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan dan mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Farida Hanum sebelumnya ditemukan meninggal dunia setelah diduga dibunuh oleh anak kandungnya, WP (37), seorang anggota Polri yang bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau.
Peristiwa tragis itu terjadi di kediaman korban di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, Selasa sekira pukul 06:00 Wib.
Pantauan Riauexpose.com di RS Bhayangkara Polda Riau, jenazah korban tiba menggunakan ambulans dan kemudian diturunkan untuk dibawa menuju ruang jenazah.
Petugas kamar jenazah RS Bhayangkara, Wakidi, terlihat meminta agar jenazah korban tidak difoto oleh awak media.
“Tolong jangan diambil foto jenazahnya,” ujar Wakidi kepada wartawan.
Wakidi kemudian mempersilakan dua orang keluarga inti korban memasuki ruang jenazah untuk menyaksikan proses autopsi yang dilakukan oleh tim medis.
Sementara itu, sejumlah wartawan tampak menunggu di luar ruang jenazah untuk memperoleh keterangan resmi dari tim medis maupun pihak kepolisian terkait hasil pemeriksaan terhadap jasad korban.
Autopsi terhadap jenazah Farida Hanum menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyelidikan kasus dugaan pembunuhan tersebut.
Pemeriksaan medis forensik dapat membantu mengungkap penyebab pasti kematian korban serta temuan lain yang relevan dengan penanganan perkara.
Hingga berita ini tayang, hasil autopsi belum diperoleh. Keterangan resmi mengenai kronologi lengkap kejadian, motif dugaan pembunuhan, serta proses hukum terhadap WP juga masih menunggu penjelasan dari pihak Polres Siak.
Kasus ini menjadi perhatian karena terduga pelaku merupakan anak kandung korban sekaligus anggota Polri yang bertugas di lingkungan Polda Riau.