Pencarian

Mayat Nyangkut di Jaring Ikan di Sungai Batang Inhil, Jasad Tak Utuh

Warga Sungai Batang Inhil menemukan mayat laki-laki nyangkut di jaring ikan. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tak utuh dan diduga mengalami luka gigitan buaya.

Usman
Usman Redaksi · Sabtu, 03 Oktober 2026 · 21:07:00 WIB · Editor: Redaksi
Mayat Nyangkut di Jaring Ikan di Sungai Batang Inhil, Jasad Tak Utuh
Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah laki-laki yang ditemukan tersangkut di dalam togok jaring ikan di aliran Sungai Batang, Desa Pasengrahan, Inhil.

INHIL, RIAUEXPOSE.COM – Suasana malam di Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mendadak mencekam.

Warga menemukan sesosok jenazah laki-laki tersangkut di dalam jaring ikan di aliran Sungai Batang, Jumat (25/9/2026) malam.

Korban diketahui berinisial E.S (26), warga Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil. Jenazah ditemukan sekitar pukul 20.40 WIB di wilayah RT 002/RW 001, Dusun Kalung, Desa Pasengrahan.

Penemuan mayat tersebut bermula ketika tiga warga, Dahang (35), Abdurrahman (45), dan Filda (37), sedang memeriksa togok yang digunakan untuk menangkap ikan dan udang.

Saat mengangkat jaring, ketiganya dikejutkan dengan adanya tubuh manusia yang tersangkut di dalam jaring. Mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Sekretaris Desa Pasengrahan, Nanang.

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Pasengrahan. Sekitar pukul 21.30 WIB, Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Sungai Batang dan masyarakat mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah.

Saat dievakuasi, korban diketahui telah meninggal dunia. Kondisi jasad juga sudah tidak utuh. Bagian tangan kiri dan kaki kiri korban dilaporkan sudah tidak ditemukan.

Petugas kemudian meminta dokter Ruqayah melakukan pemeriksaan medis dan visum terhadap jenazah. Dari keterangan yang berhasil dihimpun di lapangan, ditemukan dugaan luka yang diduga menyerupai bekas gigitan buaya.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan. Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya berada di Desa Pasengrahan untuk menemani istrinya yang bekerja sebagai biduan dalam sebuah pesta pernikahan.

Namun, bagaimana korban bisa berada di aliran Sungai Batang hingga akhirnya ditemukan tersangkut di dalam togok masih menjadi bagian dari pendalaman kepolisian.

Pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, pihak keluarga korban tiba di lokasi untuk menjemput jenazah.

Sekitar pukul 06.00 WIB, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Desa Kayu Raja menggunakan ambulans Puskesmas Benteng untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

Pihak keluarga disebut akan bermusyawarah terkait kemungkinan dilakukan otopsi guna mengetahui secara lebih jelas penyebab kematian korban.

Humas Polres Inhil Iptu Pantun Siagian mengatakan, personel Polsek Sungai Batang telah melakukan penanganan awal setelah menerima laporan penemuan jenazah tersebut.

“Personel Polsek Sungai Batang telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi jenazah, serta mengamankan dan mencatat keterangan para saksi. Petugas juga telah meminta visum et repertum dan membuat berita acara serah terima jenazah kepada pihak keluarga,” ujar Iptu Pantun Siagian.

Ia menambahkan, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian dan penyebab pasti kematian korban.

“Untuk penyebab pasti kematian masih dalam pendalaman. Dugaan luka akibat gigitan buaya merupakan temuan awal dan masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban,” jelasnya.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap kejadian serta penyebab kematian E.S.

Dugaan luka akibat gigitan buaya masih merupakan temuan awal pemeriksaan medis dan belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian korban.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks