Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Asap Hitam PKS PT SIR Cemari Jalur Pekanbaru–Siak

IMG 9995 scaled
Asap hitam tebal terlihat jelas keluar dari cerobong PKS PT SIR Kebun Sungai Lukut, (istimewa)

SIAK.riauexpose.com~ Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit dari cerobong Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SIR Kebun Sungai LukutLukut, Sabtu (21/2).

Asap itu terlihat jelas dari badan Jalan Raya Pekanbaru–Siak, jalur vital yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan dari Siak menuju Pekanbaru ataupun sebaliknya.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Bukan tipis, bukan abu-abu samar. Asap itu hitam legam terlihat jelas membumbung tinggi ke langit.

Beberapa pengendara bahkan memperlambat laju kendaraan karena menjadi pemandangan asing saat  melintas di sepanjang perkebunan sawit PT.SIR kebun sungai lukut.

IMG 9994

Romy, seorang pengemudi yang melintas di jalur tersebut, melontarkan kritik tajam.

“Saya sering lewat sini. Tapi kalau asapnya sudah hitam tebal begini, ini bukan kabut biasa. Ini polusi. Masa cerobong industri dibiarkan seperti itu? Kita yang lewat ini juga hirup,” tegas Romy.

Menurut pria yang mengaku dari Koto Gasib, Siak itu, kondisi tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat dan pengguna jalan.

“Kalau memang pabriknya punya alat penyaring, kenapa asapnya masih hitam pekat? Jangan sampai masyarakat jadi korban karena pengawasan lemah,” tambahnya.

Secara teknis, asap hitam pekat mengindikasikan pembakaran tidak sempurna pada boiler, yang berpotensi menghasilkan partikel debu dan jelaga dalam jumlah tinggi.

Partikel ini dapat mengandung PM10 dan PM2.5 yang berisiko memicu gangguan pernapasan hingga penyakit paru kronis jika terpapar dalam jangka panjang.

Padahal, setiap industri pengolahan sawit wajib memenuhi baku mutu emisi sebagaimana diatur oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pengendalian emisi melalui alat seperti dust collector atau electrostatic precipitator seharusnya menjadi standar operasional, bukan pilihan.

Jika cerobong terus mengeluarkan asap pekat secara kasat mata, publik wajar bertanya: apakah sistem pengendalian emisi berfungsi?

Apakah uji emisi dilakukan secara berkala? Dan di mana pengawasan instansi terkait?

Jalur Pekanbaru–Siak bukan kawasan terpencil. Ini jalan utama. Asap yang membumbung tinggi di siang hari menjadi pemandangan terbuka yang sulit diabaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PKS PT SIR Kebun Sungai Lukut terkait kepulan asap hitam tersebut.

Masyarakat kini menunggu bukan sekadar klarifikasi, tetapi tindakan nyata. Udara bersih bukan kemewahan namun itu hak.

70 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png