Pencarian

200 Juta WNI Bakal Dibukakan Rekening, Saldo Awal Rp50 Ribu

200 juta WNI berusia 17 tahun ke atas bakal dibukakan rekening dengan saldo awal Rp50 ribu. Pemerintah siapkan anggaran sekitar Rp11 triliun.

Usman
Usman Redaksi · Jumat, 11 September 2026 · 08:50:00 WIB · Editor: Redaksi
    200 Juta WNI Bakal Dibukakan Rekening, Saldo Awal Rp50 Ribu
Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta WNI berusia 17 tahun ke atas dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp11 triliun.

Riauexpose.com JAKARTA — Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bank bagi sekitar 200 juta warga negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas.

Program yang didorong Presiden Prabowo Subianto tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp11 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, program tersebut menyasar masyarakat Indonesia yang telah berusia 17 tahun ke atas sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional.

“Jumlah penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas itu sekitar 200 juta,” kata Airlangga saat menjelaskan rencana pemerintah tersebut.

Dengan jumlah sasaran sekitar 200 juta orang, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran program mencapai sekitar Rp11 triliun.

Sementara itu, apabila setiap rekening mendapatkan saldo awal Rp50 ribu, maka nilai saldo awal yang diberikan kepada 200 juta penerima mencapai sekitar Rp10 triliun.

Airlangga menjelaskan, kepemilikan rekening bagi masyarakat usia 17 tahun ke atas diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap sistem keuangan formal.

Program tersebut juga dinilai dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan inklusi keuangan, sehingga masyarakat tidak hanya memiliki rekening, tetapi juga lebih mudah mengakses berbagai layanan perbankan.

Namun begitu, rencana dengan nilai anggaran yang mencapai triliunan rupiah tersebut tentu menjadi perhatian publik.

Transparansi mengenai sumber anggaran, mekanisme pembukaan rekening, penempatan saldo awal, hingga pengawasan dana menjadi hal penting yang perlu dijelaskan secara terbuka.

Pasalnya, dengan sasaran sekitar 200 juta orang, program ini memiliki skala yang sangat besar. Setiap tahapan membutuhkan sistem pengawasan yang kuat agar anggaran benar-benar digunakan sesuai peruntukan.

“Pemerintah perlu memastikan program ini berjalan transparan, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” demikian poin penting yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.

Publik juga memiliki kepentingan untuk mengetahui bank yang akan ditunjuk, mekanisme pendataan penerima, sumber pembiayaan saldo awal, serta bagaimana sistem audit dan pengawasan dilakukan.

Jika direalisasikan, program rekening bagi 200 juta WNI ini akan menjadi salah satu program inklusi keuangan dengan cakupan terbesar.

Di sisi lain, besarnya anggaran membuat keterbukaan informasi menjadi bagian yang tidak kalah penting dari program itu sendiri.

Bukan sekadar rekening dan saldo Rp50 ribu, masyarakat tentu ingin memastikan setiap rupiah dari anggaran sekitar Rp11 triliun tercatat, diawasi dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks