Pencarian

Jembatan Ujungbatu Rohul Kembali Diperbaiki, Fondasi Turun 2–3 Cm

Jembatan Ujungbatu Rohul kembali diperbaiki PUPR-PKPP Riau. Fondasi dua pilar turun 2–3 cm, Pilar 2 menggantung, arus lalu lintas tetap berjalan.

Usman
Usman Redaksi · Minggu, 20 September 2026 · 08:27:00 WIB · Editor: Redaksi
Jembatan Ujungbatu Rohul Kembali Diperbaiki, Fondasi Turun 2–3 Cm
Pekerja PUPR-PKPP Riau melakukan perbaikan fondasi pilar Jembatan Ujungbatu, Rokan Hulu. Fondasi dua pilar mengalami penurunan 2–3 sentimeter dan Pilar 2 disebut dalam kondisi menggantung.

ROKAN HULU, RIAUEXPOSE.COMJembatan Ujungbatu yang melintasi Sungai Rokan Kiri, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kembali mendapat perhatian serius.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau kini melakukan perbaikan pada fondasi dua pilar jembatan.

Perbaikan tersebut menjadi perhatian karena jembatan ini sebelumnya juga sempat mendapat penanganan akibat persoalan pada bagian pilar.

Namun begitu, kondisi yang ditangani kali ini berbeda. PUPR-PKPP Riau menyebut pekerjaan sekarang difokuskan pada fondasi Pilar 1 dan Pilar 2 yang mengalami penurunan sekitar 2 hingga 3 sentimeter.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga PUPR-PKPP Riau, Khairul Rizal, mengatakan penurunan tersebut memang relatif kecil. Kendati demikian, kondisi itu tidak boleh dibiarkan karena berpotensi semakin parah apabila tidak segera ditangani.

“Terjadi penurunan fondasi sekitar 2 hingga 3 sentimeter. Walau masih terhitung kecil, kalau dibiarkan akan semakin membahayakan. Kalau dibiarkan bisa tambah parah. Hasil penilaian dari KNKT harus segera diperbaiki,” kata Khairul Rizal.

Dari dua titik yang ditangani, kondisi Pilar 2 disebut menjadi bagian yang paling serius. Fondasinya sudah dalam kondisi menggantung sehingga membutuhkan penanganan konstruksi lebih besar.

Untuk Pilar 2, pekerjaan dilakukan melalui pengecoran ulang di sekeliling fondasi. Sementara fondasi Pilar 1 dinilai masih lebih baik sehingga penanganannya dilakukan dengan memasang kawat bronjong di sekitar fondasi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan pada Jembatan Ujungbatu bukan sekadar kerusakan ringan pada bagian permukaan, melainkan menyangkut struktur fondasi yang menopang pilar jembatan.

Meski pekerjaan konstruksi sedang berlangsung, arus lalu lintas di atas Jembatan Ujungbatu tetap berjalan dan tidak dialihkan ke jalur lain seperti yang pernah dilakukan pada penanganan sebelumnya.

Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas di bawah jembatan. Satu unit alat berat juga dikerahkan untuk mendukung proses pekerjaan.

Dengan demikian, kendaraan masyarakat dan distribusi logistik masih dapat melintas melalui jembatan tersebut.

Kondisi ini menjadi perhatian karena Jembatan Ujungbatu merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat dan pergerakan logistik di wilayah Rokan Hulu.

PUPR-PKPP Riau menargetkan pekerjaan perbaikan pada dua pilar tersebut berlangsung hingga akhir tahun. Nilai kontraknya mencapai sekitar Rp2,9 miliar.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga keberadaan jembatan, terutama lingkungan di sekitar fondasi. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah aktivitas penambangan pasir di sekitar pilar.

“Kita minta masyarakat tidak menambang pasir di sekitar pilar itu,” tegas Khairul Rizal.

Dengan kondisi fondasi yang mengalami penurunan dan salah satu bagian bahkan disebut sudah menggantung, perbaikan menjadi langkah yang dinilai perlu dilakukan sebelum kerusakan berkembang lebih jauh.

Bagi masyarakat dan pengendara, persoalannya kini bukan hanya memastikan kendaraan tetap bisa melintas, tetapi juga memastikan pekerjaan penguatan fondasi benar-benar mampu menjaga keamanan dan keberlanjutan Jembatan Ujungbatu sebagai jalur vital masyarakat dan distribusi logistik di Rokan Hulu.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks