Pencarian

Jejak Harimau Sumatera di Kampar

Warga Kampar Dibayangi Harimau Sumatera, BBKSDA Lakukan Penelusuran

Jejak Harimau Sumatera ditemukan dekat permukiman Bangkinang, Kampar. BBKSDA Riau turun melakukan mitigasi dan memasang kamera jebak.

Anto
Anto Reporter · Kamis, 05 November 2026 · 10:22:00 WIB · Editor: Redaksi
Warga Kampar Dibayangi Harimau Sumatera, BBKSDA Lakukan Penelusuran
BBKSDA Riau melakukan penelusuran dan mitigasi setelah ditemukan jejak Harimau Sumatera di dekat permukiman warga di Kabupaten Kampar, Riau. (Foto: Istimewa)

RIAUEXPOSE.COM KAMPAR – Kemunculan jejak Harimau Sumatera di kawasan Jalan Lingkar Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, memicu kewaspadaan warga.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat melakukan penelusuran dan mitigasi guna memastikan keberadaan satwa dilindungi tersebut sekaligus mencegah potensi konflik antara manusia dan harimau.

Temuan jejak yang mengarah ke kawasan Kebun Raya Universitas Pahlawan Bangkinang itu menjadi pusat perhatian lantaran lokasinya berada di sekitar permukiman masyarakat.

Petugas pun meningkatkan pemantauan untuk mengetahui arah pergerakan satwa liar tersebut.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengonfirmasi bahwa jejak yang ditemukan di lokasi merupakan jejak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

"Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, ukuran tapak kaki mengindikasikan harimau tersebut diperkirakan masih berusia remaja," ujar Ujang, Selasa (3/11/2026).

"Jejak baru ditemukan di sekitar titik awal laporan warga dan mengarah ke kawasan hutan Kebun Raya Universitas Pahlawan Bangkinang," timpalnya.

BBKSDA Riau telah berkoordinasi dengan warga setempat serta pihak Universitas Pahlawan Bangkinang.

Kawasan tersebut dinilai berpotensi menjadi tempat persembunyian satwa karena sebagian areanya ditumbuhi semak belukar.

Selain melakukan penelusuran, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pegawai kampus agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar lokasi.

BBKSDA Riau mengimbau warga dan pihak kampus untuk sementara menghindari aktivitas maupun survei ke dalam kawasan Kebun Raya Universitas Pahlawan Bangkinang demi mengantisipasi kemungkinan perjumpaan langsung dengan harimau.

Sebagai langkah lanjutan, kamera jebak atau camera trap dipasang untuk memantau pergerakan satwa sekaligus memastikan apakah harimau tersebut masih berada di sekitar lokasi.

Masyarakat diminta tidak mendekati, mengejar, menangkap, maupun memasang jerat terhadap satwa dilindungi tersebut.

Apabila menemukan jejak baru atau melihat kemunculan harimau, warga diharapkan segera melapor kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat.

Upaya mitigasi ini menjadi penting untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melindungi Harimau Sumatera sebagai satwa langka yang keberadaannya semakin terancam.

BBKSDA Riau terus melakukan pemantauan dan penilaian risiko konflik satwa liar sebagai dasar menentukan langkah penanganan berikutnya.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Anto
Profil Penulis Anto

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks