Pencarian

Warga Berurusan di Kantor Bupati Siak Kini Bisa Ngopi Sambil Menunggu

Selaso Cafe di Kantor Bupati Siak resmi beroperasi. Warga bisa ngopi sambil menunggu urusan, bayar pakai QRIS, dan mendukung UMKM lokal.

Dolly Sandro
Dolly Sandro Reporter · Rabu, 14 Oktober 2026 · 23:18:00 WIB · Editor: Redaksi
Warga Berurusan di Kantor Bupati Siak Kini Bisa Ngopi Sambil Menunggu
Bupati Siak Afni Zulkifli bersama jajaran Pemkab Siak dan BRK Syariah saat meresmikan Selaso Cafe di Lantai II Kantor Bupati Siak, Rabu (14/10/2026).

RIAUEXPOSE.COM SIAK – Masyarakat yang berurusan di Kantor Bupati Siak kini punya tempat nyaman untuk melepas penat sembari menunggu urusan pemerintahan rampung.

Tak sekadar tempat menikmati kopi, Selaso Cafe yang resmi beroperasi di Lantai II Kantor Bupati Siak juga menjadi ruang tunggu bagi warga yang ingin menemui Bupati, Wakil Bupati, maupun Sekretaris Daerah (Sekda).

Menariknya, transaksi di kafe UMKM ini menggunakan sistem pembayaran digital QRIS.

Selaso Cafe diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) Kabupaten Siak, Rabu (14/10/2026).

Fasilitas tersebut dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRK Syariah dengan nilai sekitar Rp124,9 juta.

Kehadiran Selaso Cafe menjadi langkah Pemkab Siak dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tumbuh dan berkembang.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, Selaso Cafe tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai dan pejabat pemerintah.

Fasilitas tersebut juga terbuka bagi masyarakat yang datang ke kantor bupati untuk mengurus administrasi maupun menyampaikan berbagai keperluan.

Menurut Afni, masyarakat yang harus menunggu untuk bertemu kepala daerah maupun pejabat terkait dapat memanfaatkan kafe tersebut sebagai tempat duduk dan menikmati kopi dengan lebih nyaman.

“Kami buka kafe ini untuk memberikan tempat untuk kito. Kalau ada rakyat yang mau jumpa sama bupati, wakil bupati atau pun sekda apabila lama menunggu, bisa datang ke sini untuk duduk-duduk ngopi. Ini kedai kopi UMKM yang punyo,” kata Afni saat peresmian.

Afni berujar, fasilitas pemerintahan harus semakin terbuka dan mudah diakses masyarakat. Kantor pemerintah, menurutnya, tidak boleh terkesan sebagai gedung elite yang berjarak dengan rakyat.

Melalui konsep tersebut, Pemkab Siak ingin menghadirkan suasana pelayanan publik yang lebih ramah, nyaman, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Syamsurizal, Afni menyebut pemerintah daerah berupaya memaksimalkan aset yang telah tersedia agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menambah penerimaan daerah.

Ia menilai, keberhasilan pemerintah tidak semata-mata diukur dari pembangunan landmark atau bangunan baru, tetapi juga dari kemampuan menghidupkan kembali aset yang sudah ada agar lebih produktif.

“Peninggalan kami adalah ketika aset ini bisa dimaksimalkan dengan baik, itulah peninggalan Afni-Syamsurizal. Jadi legacy kita ini macam mano aset-aset ini kemudian dihidupkan kembali,” ujarnya.

Selain Kantor Bupati Siak, Pemkab Siak juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah lainnya, termasuk Gedung Daerah.

Branch Manager BRK Syariah Kabupaten Siak, Marwan Setiadi, mengatakan pembangunan Selaso Cafe merupakan wujud kolaborasi antara perbankan syariah dan pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, dukungan CSR sekitar Rp124,9 juta digunakan untuk pembangunan kafe, pengadaan peralatan, furnitur, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Pembangunan Selaso Cafe didukung dari program CSR BRK Syariah sekitar lebih kurang Rp124,9 juta. Itu sudah untuk pembangunan, pengadaan peralatan, furnitur, dan fasilitas pendukung lainnya," ujar Marwan.

Marwan berharap langkah ini dapat memajukan UMKM yang ada di daerah. Karena sesuai juga dengan visi misi BRK Syariah, memajukan pelaku UMKM untuk mencapai kemaslahatan umat.

Dia berharap kehadiran kafe tersebut dapat memberikan kesempatan usaha bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat kolaborasi antara BRK Syariah dan Pemkab Siak.

Tak hanya menyediakan tempat usaha, Selaso Cafe juga menerapkan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Marwan mengatakan, penerapan pembayaran digital tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas transaksi nontunai sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital di tengah masyarakat.

Dengan sistem ini, pengunjung dapat melakukan pembayaran secara praktis melalui layanan perbankan atau dompet digital yang mendukung QRIS.

Selaso Cafe kini menjadi aset Pemerintah Kabupaten Siak. Sementara itu, operasional hariannya dikelola oleh pemilik Corner Cafe melalui mekanisme sewa yang ditetapkan pemerintah daerah.

Hasil penyewaan kafe tersebut nantinya masuk sebagai penerimaan daerah melalui Kas Daerah (Kasda), sehingga pemanfaatannya turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Lokasinya berada di Lantai II Kantor Bupati Siak, tidak jauh dari ruang kerja Bupati Siak dan tepat di sebelah Media Center Siak.

Selaso Cafe beroperasi pada hari kerja, Senin hingga Kamis, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat yang datang untuk mengurus keperluan pemerintahan maupun menunggu jadwal pertemuan dengan pejabat daerah kini memiliki pilihan tempat yang lebih nyaman.

Lebih dari sekadar kedai kopi, Selaso Cafe menjadi contoh bagaimana aset pemerintah dapat dihidupkan, UMKM diberi ruang berkembang, dan pelayanan publik dibangun dengan suasana yang lebih dekat dengan rakyat.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Dolly Sandro
Profil Penulis Dolly Sandro

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks