Riauexpose.com SIAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) meluncurkan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Menariknya, untuk mendorong masyarakat beralih ke transaksi digital, Disbudparpora menghadirkan promo tiket masuk Istana Siak hanya Rp1 bagi 200 transaksi pertama selama masa promosi.
Peluncuran layanan pembayaran digital tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Disbudparpora Kabupaten Siak dengan BRI Cabang Siak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan wisata yang lebih modern, mudah, aman, dan transparan.
Acara launching yang berlangsung, Sabtu (25/7/2026), dihadiri perwakilan Bupati Siak Dr. Afni Z, unsur Forkopimda, Bank Indonesia, Pimpinan BRI Cabang Siak, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha pariwisata, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Sekretaris Disbudparpora Kabupaten Siak, Raja Rafila Irawan, mengatakan peluncuran QRIS merupakan kelanjutan dari transformasi digital yang telah dimulai sejak dua tahun lalu melalui penerapan sistem e-ticketing di sejumlah objek wisata milik Pemerintah Kabupaten Siak.
Menurutnya, meskipun implementasi e-ticketing masih dilakukan secara bertahap, sistem tersebut telah menjadi hal penting dalam membangun tata kelola destinasi wisata yang modern dan berorientasi pada pelayanan prima.
“Hari ini inovasi tersebut kami sempurnakan dengan menghadirkan pembayaran digital berbasis QRIS. Integrasi e-ticketing dan QRIS akan memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Siak,” ujar Raja Rafila.
Sebagai bentuk sosialisasi sekaligus edukasi transaksi non-tunai kepada masyarakat, Disbudparpora memberikan promo tiket masuk Istana Siak hanya Rp1 menggunakan QRIS untuk 200 transaksi pertama selama periode promosi.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat sekaligus mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Siak.
Selain itu, Disbudparpora Siak menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan BRI Cabang Siakatas dukungan yang diberikan sehingga sistem pembayaran digital di kawasan wisata dapat segera diimplementasikan.
Senada dengan itu, Pimpinan BRI Cabang Siak menegaskan komitmennya untuk terus mendukung digitalisasi layanan publik, khususnya di sektor pariwisata.
Tidak hanya pada objek wisata, BRI juga telah berkolaborasi dalam pengembangan Agrowisata Petik Melon Buantan Besar melalui penyediaan sistem pembayaran digital guna mempermudah transaksi wisatawan.
Kepala Bidang Destinasi dan Promosi Wisata Disbudparpora Siak, Paula Candra, menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak memberikan dukungan penuh terhadap penerapan pembayaran digital QRIS di seluruh destinasi wisata.
Menurutnya, digitalisasi transaksi merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern, efektif, transparan, dan akuntabel.
“Melalui QRIS masyarakat dan wisatawan tidak perlu lagi membawa uang tunai. Seluruh transaksi tercatat secara otomatis sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” kata Paula Candra.
Paula juga mengapresiasi BRI Cabang Siak yang telah menjadi mitra Pemkab Siak dalam mewujudkan digitalisasi sektor pariwisata.
Hadirnya integrasi e-ticketing dan QRIS, di destinasi wisata, Kabupaten Siak semakin siap menjadi destinasi wisata modern yang memberikan kemudahan transaksi, meningkatkan kenyamanan wisatawan, sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata daerah di era digital.











