Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Plastik Belanja Berbayar di Indomaret–Alfamart Tuai Sorotan Ribuan Konsumen

IMG 9920 scaled
Karyawan Indomaret Sudirman depan Makam Pahlawan Menjual Plastik Asoy senilai Rp 300

Pekanbaru.riauexpose.com – Kebijakan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart yang menjual kantong plastik kepada konsumen kembali menuai sorotan.

Plastik pembungkus belanjaan dipatok dengan harga mulai Rp300 per lembar, dan praktik ini telah berlangsung cukup lama.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Sejumlah konsumen menilai kebijakan tersebut merugikan masyarakat. Pasalnya, pembeli yang membutuhkan kantong plastik untuk membawa barang belanjaan terpaksa harus mengeluarkan biaya tambahan.

Rian, salah seorang warga Pekanbaru, mengaku tidak punya pilihan saat berbelanja di salah satu gerai Indomaret di Jalan Sudirman, seberang Makam Pahlawan.

“Kalau belanja cukup banyak, ya mau tidak mau harus beli plastik. Harganya memang Rp300, tapi kalau sering belanja tetap terasa juga,” ujarnya.

Menurut Rian, seharusnya pihak ritel memberikan pelayanan pembungkus belanja secara cuma-cuma sebagai bagian dari layanan kepada konsumen, bukan justru membebankan biaya tambahan.

“Bayangkan saja kalau ada 300 konsumen belanja dalam sehari dan semuanya beli plastik. Berapa keuntungan yang didapat dari situ?” katanya.

Kebijakan plastik berbayar ini juga dinilai sebagian masyarakat bertolak belakang dengan semangat pengurangan sampah plastik yang selama ini digaungkan pemerintah.

Di satu sisi, masyarakat didorong untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Namun di sisi lain, kantong plastik tetap disediakan dan diperjualbelikan di ritel modern.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah memberlakukan kebijakan parkir gratis di gerai ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart di wilayah Pekanbaru.

Kebijakan tersebut dinilai memberi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berbelanja di ritel modern.

Namun demikian, kebijakan plastik berbayar dinilai menjadi ironi di tengah berbagai kemudahan yang diberikan.

Sejumlah konsumen berharap ada evaluasi ulang terhadap kebijakan tersebut, agar kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Indomaret maupun Alfamart terkait keluhan konsumen tersebut.

73 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png