Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Pilot Malaysia Ditangkap Bawa 70.114 Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Positif Sabu, MDMA dan Kokain

Petugas Bareskrim Polri dan Bea Cukai Soekarno-Hatta menunjukkan barang bukti 70.114 butir ekstasi dan sabu yang dibawa seorang pilot asal Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta.
Potret pilot Malaysia Airline beserta bukti 70.114 butir ekstasi dan sabu yang dibawa seorang pilot asal Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta. (istimewa).

Riauexpose.com JAKARTA – Upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional berhasil digagalkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Seorang pilot warga negara Malaysia berinisial MSBO alias MS (39) ditangkap setelah kedapatan membawa 70.114 butir ekstasi dan sabu di dalam kopernya. Rabu (29/7/2026) malam.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Yang lebih mengejutkan, hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengonsumsi metamfetamin (sabu), MDMA (ekstasi), dan kokain, meski baru saja menerbangkan pesawat rute Kuala Lumpur-Jakarta yang membawa sekitar 170 penumpang.

Petugas Bareskrim Polri dan Bea Cukai Soekarno-Hatta menunjukkan barang bukti 70.114 butir ekstasi dan sabu yang dibawa seorang pilot asal Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta.
Rute penerbanhan Malaysia Airline ke Jakarata.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai terhadap koper milik tersangka saat dilakukan pemeriksaan X-ray di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Pemeriksaan lanjutan menemukan 14 bungkus besar berisi narkotika jenis ekstasi serta satu paket sabu yang disembunyikan di dalam koper.

Dari hasil penimbangan, barang bukti yang diamankan berupa 70.114 butir ekstasi dengan berat bersih 25.194,83 gram atau sekitar 25 kilogram, serta sekitar 4 gram sabu yang diduga digunakan untuk konsumsi pribadi tersangka.

Dalam pemeriksaan, MS mengaku direkrut oleh seseorang di Malaysia untuk mengantarkan narkotika ke Jakarta dengan imbalan 50.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp220 juta.

Setibanya di Jakarta, tersangka diperintahkan menginap di hotel sambil menunggu barang haram tersebut dijemput oleh jaringan lain yang kini masih diburu penyidik.

Hasil pengembangan mengungkap bahwa aksi tersebut bukan yang pertama kali dilakukan tersangka. MS mengaku telah tiga kali menjadi kurir narkotika internasional.

Aksi pertama dilakukan dengan mengirim sabu ke Sabah, Malaysia. Selanjutnya membawa sekitar 7 kilogram sabu ke Jakarta.

Sedangkan aksi ketiga dilakukan dengan menyelundupkan puluhan kilogram ekstasi beserta sabu ke Indonesia sebelum akhirnya berhasil digagalkan aparat.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengungkapkan hasil tes urine menunjukkan tersangka positif menggunakan metamfetamin, MDMA, dan kokain.

Menurut Hengky, kondisi tersebut mengindikasikan tersangka diduga mengonsumsi narkotika saat menerbangkan pesawat rute MH727 Kuala Lumpur–Jakarta yang mengangkut sekitar 170 penumpang, sehingga menjadi perhatian serius dari aspek keselamatan penerbangan.

Penyelidikan juga menemukan bahwa tersangka memanfaatkan fasilitas jalur kru penerbangan (crew claim tag) sehingga bagasinya melewati mekanisme pemeriksaan yang berbeda dibandingkan penumpang umum.

Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Awaludin Amin menegaskan penyidik masih terus memburu pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan penyelundupan narkotika internasional tersebut.

“Pengungkapan ini tidak berhenti pada pelaku. Kami akan terus menelusuri dan membongkar seluruh jaringan yang terlibat,” tegasnya.

Kini MS telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri dan dijerat Pasal 113 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.

77 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png