Riauexpose.com PEKANBARU — Dua sundulan Antonio Gamaroni menjadi pembeda dalam duel sengit PSPS Pekanbaru kontra Persiraja Banda Aceh.
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, PSPS sukses mengamankan kemenangan 2-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026).
Sejak menit awal, PSPS Pekanbaru langsung bermain agresif. Jual beli serangan tersaji ketika kedua tim berupaya membuka keunggulan. PSPS mendapat peluang melalui tendangan bebas Reza pada menit ke-10, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang Persiraja.
Persiraja kemudian merespons melalui Djakardja. Pada menit ke-20, ia berhasil menusuk hingga kotak penalti PSPS, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar dari gawang yang dikawal Dicki Agung.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Berawal dari tendangan bebas Reza, bola dikirim ke area berbahaya dan disambut Antonio Gamaroni dengan sundulan. Bola meluncur ke gawang Persiraja dan membawa PSPS unggul 1-0.
Antonio kembali menunjukkan ketajamannya enam menit berselang. Pada menit ke-39, striker asal Brasil tersebut mencetak gol keduanya melalui sundulan. Bola sempat ditahan kiper Persiraja, namun wasit menyatakan bola telah melewati garis gawang. PSPS pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Persiraja berusaha meningkatkan tekanan. PSPS sempat memperoleh peluang melalui Asir Aziz pada menit ke-53, tetapi hakim garis menyatakan pemain muda tersebut berada dalam posisi offside.
Tekanan Persiraja akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62. Memanfaatkan situasi tendangan pojok, Djakaridja berhasil mencetak gol melalui sundulan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Persiraja terus mencari gol penyama kedudukan, sementara PSPS mengandalkan serangan balik untuk memperlebar keunggulan.
Pada menit ke-82, PSPS nyaris mencetak gol ketiga. Kerja sama Asir Aziz dan Antonio menghasilkan peluang bagi Dimas Wicaksono. Namun, tendangan keras Dimas masih melebar tipis dari sisi kanan gawang Persiraja.
Memasuki menit-menit akhir, Persiraja terus menekan. PSPS harus bekerja keras mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-1 bertahan dan Askar Bertuah mengamankan tiga poin di kandang.
Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas menyebut kemenangan tersebut penting bagi timnya setelah gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka kompetisi.
“Tiga poin penting buat kita. Kita melihat persaingan dengan Persiraja memang berat, karena mereka datang ke sini dengan motivasi tinggi,” ujar Akhyar.
Menurut Akhyar, gol pertama memberikan dampak terhadap permainan tim. Setelah membuka keunggulan, para pemain PSPS dinilai tampil lebih percaya diri dan tenang dalam mengendalikan pertandingan.
Kemenangan ini menjadi tiga poin perdana PSPS Pekanbaru pada Pegadaian Championship 2026/2027. Hasil tersebut juga menjadi modal bagi Askar Bertuah untuk menghadapi pertandingan berikutnya.