Panggung Kehormatan MTQ Riau di Kuansing Nyaris Ambruk, Pertanda Bupati Suhardiman Bakal Hadapi Masalah Besar?

Bupati Suhardiman Hadapi Masalah Besar
Bupati Kuansing Suhardiman Amby (istimewa).

Riauexpose.com TELUK KUANTAN –  Panggung kehormatan pada Pawai Ta’aruf Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) nyaris ambruk saat digunakan para tamu VIP, Sabtu (27/6/2026).

Dua hari berselang, publik kembali dikejutkan dengan kabar Bupati Kuansing, Dr. Suhardiman Amby, yang disebut menjalani pemeriksaan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Kuansing.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Insiden panggung yang hampir roboh terjadi sebelum acara pembukaan resmi dimulai. Panggung kehormatan yang diperuntukkan bagi Bupati Kuansing bersama tamu kehormatan dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau beberapa kali amblas saat dinaiki para undangan.

Diduga, kondisi tersebut disebabkan konstruksi panggung yang tidak kokoh sehingga memicu kepanikan di kalangan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Kuansing Suhardiman Amby menyampaikan permohonan maaf atas kondisi fasilitas yang dinilai kurang nyaman.

“Mohon maaf jika pelayanan dan kondisi lokasi sedikit tidak nyaman. Panggungnya bergelombang seperti naik perahu,” ujar Suhardiman.

Ia bahkan sempat berseloro kepada Kapolda Riau yang hadir dalam acara tersebut.

“Anggap saja seperti naik perahu ya Pak Kapolda. Nanti kita akan panggil pihak EO-nya,” ucapnya yang disambut tawa para tamu.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena terjadi pada salah satu agenda terbesar keagamaan tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Selang dua hari setelah insiden panggung kehormatan itu, Senin (29/6/2026), beredar informasi bahwa Bupati Kuansing Suhardiman Amby menjalani pemeriksaan oleh tim KPK di Mapolres Kuansing.

Hingga Senin malam sekitar pukul 22.47 WIB, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai status pemeriksaan maupun pihak-pihak yang disebut ikut diamankan.

Informasi yang beredar menyebutkan sejumlah pejabat yang dikabarkan turut diamankan, di antaranya Bupati Kuansing, Ketua DPRD Kuansing, Sekretaris Daerah Kuansing, serta seorang oknum anggota DPRD Kuansing.

Namun begitu, informasi tersebut masih sebatas kabar yang belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Selain itu, beredar pula informasi bahwa istri kedua Suhardiman yang berada di kediamannya di Jalan Karet turut dibawa oleh tim KPK bersama sejumlah telepon genggam yang diamankan.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut juga belum memperoleh konfirmasi resmi.

Sampai berita ini tayang, Komisi Pemberantasan Korupsi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait operasi maupun pemeriksaan yang disebut berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi.

Exit mobile version