Tangki Dexlite Dioplos Solar, Polisi Tangkap 4 Pelaku di SPBU Medan

Tangki Dexlite Dioplos Solar, Polisi Tangkap 4 Pelaku di SPBU Medan
4 orang pelaku pengoplos BBM Subsidi di SPBU Medan (istimewa).

Riauexpose.com MEDANMEDAN || Empat orang ditangkap setelah diduga mengoplos tangki Dexlite dengan solar di sebuah SPBU di Jalan Gajah Mada, Kota Medan.

Praktik curang yang merugikan konsumen itu akhirnya berhasil dibongkar jajaran Polrestabes Medan.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Modus ini disebut telah berlangsung selama sekitar sembilan bulan dengan keuntungan jutaan rupiah setiap kali pengiriman.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Satreskrim Polrestabes Medan pada 12 Maret 2026.

Empat tersangka yang diamankan masing-masing supervisor SPBU Rional Agus Pranata Tarigan (35), operator SPBU Ahmad Wahyudin Matondang (21), serta dua sopir truk tangki PT Elnusa, Pandapotan Sirait (34) dan Evando Situngkir (34).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Risky Lubis mengatakan SPBU di Jalan Gajah Mada tidak menjual solar.

Namun begitu, para pelaku diduga sengaja memasukkan solar ke dalam tangki yang seharusnya berisi Dexlite demi memperoleh keuntungan dari selisih harga kedua jenis bahan bakar tersebut.

“Pelaku mengisikan solar ke tangki Dexlite. Kan beda harga solar dengan Dexlite. Jadi masyarakat dirugikan karena seharusnya mendapatkan Dexlite, tetapi yang diterima justru solar,” ujar AKBP Risky Lubis, Sabtu (27/6/2026).

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga mematikan kamera pengawas (CCTV) di SPBU agar aktivitas mereka tidak terekam. Selain itu, GPS yang terpasang pada truk tangki juga dipindahkan ke kendaraan lain untuk mengelabui sistem pemantauan perusahaan penyalur BBM.

Polisi mengungkap praktik tersebut telah berlangsung selama kurang lebih sembilan bulan. Setiap satu kali pengiriman, para pelaku diduga meraup keuntungan sekitar Rp3 juta.

Sementara itu, Kanit Tipidsus Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ondo Parlindungan Simanjuntak menjelaskan truk tangki yang digunakan membawa sekitar 16 ton solar.

Saat memasuki Kota Medan, para sopir diduga menyisihkan sekitar 200 liter solar untuk dimasukkan ke tangki Dexlite di SPBU Jalan Gajah Mada, sedangkan sisa muatan tetap diantar ke tujuan semula, yakni SPBU di Jalan Asrama.

Polisi masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik pengoplosan BBM yang diduga telah merugikan konsumen dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap penyaluran bahan bakar.

Exit mobile version