Riauexpose.com Panggung kehormatan pada Pawai Ta’aruf Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi nyaris ambruk, Sabtu (27/6/2026) pagi.
Insiden tersebut diduga terjadi akibat konstruksi panggung yang tidak kokoh, sehingga memicu kepanikan tamu undangan sebelum acara resmi dimulai.
Pantauan di lokasi, lantai panggung yang diperuntukkan bagi Bupati Kuantan Singingi beserta tamu kehormatan dari kabupaten/kota se-Riau beberapa kali amblas saat dinaiki.
Panggung yang menggunakan lantai papan berlapis triplek itu mengalami kerusakan pada bagian penyangga bawah yang patah, sehingga permukaannya bergelombang dan tidak goyang.
Kondisi tersebut membuat sejumlah tamu undangan harus berhati-hati. Bahkan, perwakilan dari Polda Riau terpaksa berdiri dan berpindah posisi karena khawatir panggung roboh.
Menanggapi insiden itu, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu undangan dalam sambutannya.
“Mohon maaf jika pelayanan dan kondisi lokasi sedikit tidak nyaman. Panggungnya bergelombang seperti naik perahu,” ujar Suhardiman.
Orang nomor satu di negeri pacu jalur itu kemudian berkelakar kepada Kapolda Riau yang turut hadir.
“Anggap saja seperti naik perahu ya Pak Kapolda. Nanti kita akan panggil pihak EO-nya,” ucapnya disambut tawa para undangan.
Meski sempat diwarnai insiden panggung yang nyaris ambruk, rangkaian Pawai Ta’aruf Pembukaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau tetap berlangsung hingga selesai.
Di akhir sambutannya, Suhardiman juga mengumumkan rencana penyelenggaraan kegiatan unik berupa event jodoh massal yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026.
Menurutnya, seluruh peserta nantinya diwajibkan mengenakan pakaian berwarna merah muda (pink), dengan target diikuti lebih dari 1.000 peserta.
“Pada 14 Agustus 2026 akan digelar pertemuan jodoh dengan semua peserta memakai baju pink. Ditargetkan diikuti lebih dari 1.000 peserta,” tutup Suhardiman.












