PEKANBARU riauexpose.Com– Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 resmi mulai digelar besok, Jumat (31/3/2026).
Operasi pengamanan ini akan berlangsung selama 13 hari sebagai upaya menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran di Provinsi Riau.
Pelaksanaan operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/3/2026).
Apel pagi itu diikuti oleh berbagai unsur pengamanan yang terdiri dari Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.
Operasi Ketupat Lancang Kuning merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan menjelang perayaan Idulfitri.
Tujuan pengamanan tidak hanya pada kelancaran arus lalu lintas di jalur mudik, tetapi juga mencakup pengamanan pusat keramaian, tempat ibadah, hingga objek vital lainnya.
Selain pengamanan, petugas juga akan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Ia menegaskan kesiapan personel dan sarana pendukung menjadi kunci keberhasilan pengamanan selama perayaan Idulfitri.
“Melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 ini kami berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas secara profesional serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Dengan demikian situasi keamanan dan ketertiban selama Idulfitri dapat terjaga dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyatakan Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh pelaksanaan operasi tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan sangat penting dalam menjaga kondisi tetap kondusif selama masa mudik Lebaran.
“Pemprov Riau siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh agar masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik serta merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.









