Riauexpose.com PEKANBARU — Brigjen Pol Hengki Haryadi resmi meninggalkan posisi Wakapolda Riau setelah mendapat amanah baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya.
Tongkat estafet Wakapolda Riau kini berada di tangan Brigjen Pol Simson Zet Ringu.
Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu menegaskan kesiapannya melanjutkan dan memperkuat program Green Policing yang menjadi salah satu program unggulan Polda Riau.
Serah terima jabatan Wakapolda Riau dari Brigjen Hengki Haryadi kepada Brigjen Simson Zet Ringu berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Riau, Sabtu (26/9/2026).
Prosesi tersebut dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan dihadiri jajaran pejabat utama serta para Kapolres jajaran Polda Riau.
Pergantian tersebut bukan sekadar rotasi jabatan. Dalam momentum pelepasan Brigjen Hengki, Kapolda Riau menitipkan pesan agar semangat Green Policing yang telah dikembangkan di Riau tetap diteruskan di tempat tugas barunya.
Brigjen Hengki kini mengemban tugas sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Sementara Brigjen Simson Zet Ringu sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo sebelum dipercaya mengisi posisi orang nomor dua di Polda Riau.
Simson Siap Kawal Green Policing
Memasuki tugas barunya di Bumi Lancang Kuning, Brigjen Simson langsung memberikan perhatian terhadap program Green Policing.
Ia menyatakan telah mempelajari konsep tersebut dan siap mendukung pengembangannya di lingkungan Polda Riau.
“Yang pasti saya baru ya. Saya sudah mempelajari Green Policing ini, akan menjadi program nasional,” ujar Brigjen Simson dalam apel perdananya di Mapolda Riau, Senin (28/9/2026).
Menurut Simson, Green Policing memiliki ruang besar untuk dikembangkan karena tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bersentuhan dengan upaya perlindungan lingkungan.
Komitmen tersebut menjadi penting bagi Riau yang memiliki tantangan lingkungan cukup kompleks, mulai dari pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perlindungan kawasan hutan hingga penanganan aktivitas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.
Green Policing Jadi Estafet Program Polda Riau
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sebelumnya menegaskan bahwa pergantian jabatan tidak boleh menghentikan misi organisasi.
“Jabatan terus berganti, misi tidak pernah berhenti,” demikian pesan Herry dalam momentum pelepasan Brigjen Hengki.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Green Policing bukan hanya program yang melekat pada figur tertentu, tetapi bagian dari agenda kepolisian dalam menjawab tantangan lingkungan di Riau.
Bagi Brigjen Simson Zet Ringu, program tersebut kini menjadi salah satu agenda yang siap dikawal bersama Kapolda Riau dan seluruh jajaran.
Dalam apel perdananya, Simson bahkan menyebut Green Policing yang dikembangkan Polda Riau telah mendapat perhatian hingga tingkat nasional. Ia menyatakan siap mengawal konsep tersebut agar terus berkembang.
Dengan bergantinya Wakapolda Riau, Polda Riau memasuki fase baru dalam estafet kepemimpinan.
Brigjen Hengki membawa amanah baru ke Papua Barat Daya, sementara Brigjen Simson Zet Ringu datang dengan pengalaman panjang di bidang intelijen dan antiteror untuk memperkuat jajaran Polda Riau.
Estafet itu kini berlanjut, menjaga keamanan, memperkuat pelayanan masyarakat, sekaligus memastikan semangat menjaga alam tetap menjadi bagian dari tugas kepolisian di Bumi Lancang Kuning.