Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Garuda Indonesia Pulangkan Abdul Wahid ke Pekanbaru, Tujuannya Rutan Sialang Bungkuk

IMG 0424
Maskapai Garuda Indonesia Terbangkan Gubri Nonaktif dan dua anak buahnya dari Jakarta ke Pekanbaru tujuan Rutan Sialang Bungkuk riauexpose.Com (istimewa)

PEKANBARU riauexpose.Com Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, kembali menginjakkan kaki di Pekanbaru, pasca ditetapkan tersangka oleh KPK RI, Rabu (11/3/2026).

Namun begitu, kepulangan Abdul Wahid kali ini berbeda, karena ia tiba sebagai tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Abdul Wahid diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta Selasa (11/3) pagi menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru menggunakan maskapai Garuda Indonesiadengan nomor penerbangan GA 172.

Pesawat yang membawa rombongan penyidik KPK bersama para tersangka tersebut mendarat di Pekanbaru sekitar pukul 09.25 WIB.

Setibanya di bandara, Abdul Wahid langsung digiring aparat menuju mobil tahanan yang telah terparkir sejak pagi di Bandara SSQ II Pekanbaru menunggu kedatangan Abdul Wahid dan dua orang anak buahnya.

Ia kemudian dibawa menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk untuk menjalani masa penahanan selama proses persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Kedatangan Abdul Wahid di Pekanbaru disambut sejumlah simpatisan yang telah menunggu di area kedatangan bandara.

Suasana haru pun tak terhindarkan ketika mobil tahanan yang membawa Abdul Wahid mulai bergerak meninggalkan lokasi.

Beberapa pendukung terdengar meneriakkan dukungan moral kepada mantan orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut.

“Pak Gub benar, Pak Gub tak bersalah!” teriak salah seorang simpatisan yang berada di area bandara.

Dalam penerbangan tersebut, Abdul Wahid tidak sendirian. Dua tersangka lainnya juga turut dibawa ke Pekanbaru, yakni Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, Muhammad Arief Setiawan, serta tenaga ahli Gubernur Riau, Dani M. Nursalam.

Ketiganya dikawal ketat oleh aparat keamanan sejak turun dari pesawat hingga menuju kendaraan tahanan yang membawa mereka ke rutan.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Keadilan Abdul Wahid, Rinaldi, menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan simpatisan yang terus memberikan dukungan moral kepada Abdul Wahid di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami dari keluarga dan kawan-kawan Abdul Wahid yang tergabung dalam Gerakan Keadilan Abdul Wahid mengucapkan terima kasih atas dukungan serta kehadiran para relawan dan simpatisan,” ujar Rinaldi.

Ia juga menyebutkan bahwa pihak keluarga telah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum yang saat ini masih berada di Jakarta guna mempersiapkan langkah-langkah menghadapi proses persidangan.

“Kami terus melakukan konsolidasi dengan tim pengacara untuk menghadapi proses hukum yang sedang berjalan,” tambahnya.

Kepulangan Abdul Wahid ke Pekanbaru kali ini diwarnai tangis haru dari sejumlah pendukung yang berharap proses hukum berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kejelasan atas kasus yang menjeratnya.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png