Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

2.208 Jemaah Haji Riau Sudah Diberangkatkan, Sejumlah Calon Jamaah Tertunda karena Sakit

2.175 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 20 petugas haji.
Potret Jamaah haji Riau 2026 (istimewa)

Riauexpose.com | Proses pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi Riau terus berjalan lancar. Hingga Rabu (29/4/2026), sebanyak 2.208 orang telah resmi diberangkatkan ke Tanah Suci melalui embarkasi Batam.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Defizon mengungkapkan jumlah tersebut terdiri dari 2.175 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 20 petugas haji.

“Total jemaah yang telah diberangkatkan hingga hari ini berjumlah 2.208 orang. Seluruhnya dalam kondisi siap untuk menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci,” ujar Defizon usai pelepasan Kloter BTH 07 yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Dumai Kamis (30/4).

Ia menjelaskan, proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan titik keberangkatan melalui embarkasi Batam.

Pemerintah memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur demi kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Untuk Kloter BTH 07, jumlah jemaah yang diberangkatkan mencapai 482 orang, ditambah 2 PHD dan 4 petugas kloter, sehingga totalnya menjadi 488 orang.

Namun begitu, di balik kelancaran tersebut, terdapat satu jemaah asal Indragiri Hilir yang harus menunda keberangkatan karena sedang menjalani perawatan di Batam.

“Kita doakan agar jemaah yang tertunda ini segera pulih dan dapat diberangkatkan pada kesempatan berikutnya,” tambahnya.

Secara keseluruhan, masih ada sejumlah jemaah yang mengalami penundaan maupun batal berangkat.

Tercatat 7 orang masih dirawat di Batam, 5 orang tertunda karena mendampingi jemaah sakit, serta 4 orang lainnya mengalami gangguan kesehatan di daerah asal.

Pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau memastikan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jemaah yang tertunda.

Upaya ini dilakukan guna menjamin seluruh calon jemaah dapat berangkat dan menunaikan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan lancar.

71 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png