Riauexpose.com PELALAWAN – Satu unit bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Jalan Lingkar, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Meski membawa 34 penumpang, seluruh penumpang berhasil selamat. Lima di antaranya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, mewakili Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, Satlantas Polres Pelalawan langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi para penumpang.
“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Lima orang mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan medis sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar AKP Tatit.
Bus ALS bernomor polisi BK 7641 LD itu dikemudikan Afrizal (38), warga Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara.
Kendaraan tersebut tengah melakukan perjalanan dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek melalui Jalan Lingkar dengan membawa 34 penumpang.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kecelakaan diduga terjadi ketika bus melintasi jalan beton yang memiliki tikungan cukup tajam ke arah kanan.
Diduga pengemudi kurang mengantisipasi kondisi jalan sehingga roda kiri keluar dari badan jalan.
Akibatnya, bus kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terguling ke sisi kiri jalan dengan posisi roda berada di atas. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam insiden tersebut.
Lima penumpang yang mengalami luka ringan masing-masing Muhammad Lungun dan Siti Maisaroh yang mengalami nyeri pada bagian pinggang, Almahyra Rizkyana Sipahutar mengalami luka lecet pada tangan, Ida Suryani mengalami nyeri di bagian pinggang, serta Fifi Anti Aviana mengalami luka lecet pada kaki kiri.
Seluruh korban sempat mendapat perawatan di RS Efarina sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Selain menimbulkan korban luka ringan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada badan bus dengan estimasi kerugian material sekitar Rp60 juta.
Dalam proses penyelidikan, polisi turut meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya M. Angga Fauzi Pohan (26) dan M. Zaki Sianturi (20), yang berada di dalam bus saat kejadian.
Keterangan para saksi akan menjadi bagian dari proses penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Kasat Lantas menjelaskan, lokasi kejadian berada di kawasan permukiman penduduk dengan kondisi jalan beton dan tikungan yang cukup tajam.
Saat peristiwa berlangsung cuaca dilaporkan cerah, namun situasi masih gelap karena terjadi pada dini hari, sementara arus lalu lintas relatif sepi.
Usai melakukan penanganan di lokasi, personel Satlantas Polres Pelalawan memastikan proses evakuasi berjalan aman serta arus lalu lintas kembali normal.
AKP Tatit Rizkyan Hanafi mengimbau seluruh pengemudi angkutan umum agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta mengutamakan keselamatan penumpang, terutama ketika melintasi ruas jalan yang memiliki tikungan tajam maupun kondisi jalan yang berpotensi membahayakan.















