Kompol Aditia Mulya Ramdhani Alumni Akpol 2006 Wafat

Kompol Aditia Mulya Ramdhani, mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri dan alumni Akpol 2006, meninggal dunia pada Senin (26/10/2026) setelah berjuang melawan koma dan kerusakan otak selama sekitar tujuh tahun pasca-pengeroyokan saat bertugas di Wonogiri, Jaw
Penulis: Usman
Senin, 26 Oktober 2026 | 13:54:00 WIB

KLATEN, RIAUEXPOSE.COM — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia.

Kompol Aditia Mulya Ramdhani, mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2006, meninggal dunia pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah berjuang melawan sakit dan kerusakan otak selama kurang lebih tujuh tahun pasca-pengeroyokan saat bertugas sebagai Kasat Reskrim di Wonogiri, Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yuliyanto, membenarkan kabar meninggalnya Kompol Aditia pada Senin (26/10/2026) pagi.

"Betul, tadi pagi jam 03.00," kata Yuliyanto dikutip dari Kompas.com.

Kepergian Kompol Aditia menjadi akhir dari perjuangan panjang yang dijalaninya sejak 8 Mei 2019.

Saat itu, ia mengalami pengeroyokan oleh oknum massa dari kelompok perguruan pencak silat ketika menjalankan tugas membubarkan bentrokan di wilayah Wonogiri.

Peristiwa tersebut membuat Aditia mengalami kondisi medis serius hingga koma dan kerusakan otak.

Sejak kejadian itu, kehidupannya berubah drastis. Ia harus menjalani perawatan intensif dan berbagai upaya medis untuk mempertahankan kondisi kesehatannya.

Selama bertahun-tahun, Kompol Aditia sempat mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di Indonesia hingga ke Singapura.

Penanganan medis juga dilakukan oleh tim dokter spesialis dari RS Bhayangkara bersama jajaran Dokkes Polda Jawa Tengah.

Namun, setelah melewati masa perawatan panjang selama sekitar tujuh tahun, Kompol Aditia akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Senin dini hari.

Jenazah almarhum dimakamkan pada hari yang sama di kampung halamannya, Baben, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kepergian Kompol Aditia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya.

Kisah perjuangannya menjadi catatan tugas polisi akan beratnya risiko yang dihadapi anggota kepolisian ketika menjalankan tugas di tengah konflik massa.

Peristiwa pengeroyokan yang dialaminya pada 2019 juga menjadi catatan penting tentang bahaya kekerasan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selamat jalan, Kompol Aditia Mulya Ramdhani. Pengabdianmu untuk bangsa dan negara telah usai, namun jejak perjuangan, pengorbanan, dan dedikasimu dalam menjalankan tugas akan selalu menjadi kenangan yang tak lekang oleh waktu.

Beristirahatlah dengan tenang, Sang Bhayangkara. Semoga segala pengabdianmu menjadi amal kebaikan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini. Alfatihah.

Reporter: Usman