Riauexpose.com || Melalui aplikasi MySimkari menuju satu data, Kejaksaan Kejari Siak berhasil menempati peringkat ke-6 dari 443 Kejaksaan Negeri se-Indonesia serta menjadi yang terbaik di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dengan menempati posisi pertama dari 12 Kejari yang ada.
Prestasi tersebut diraih melalui keberhasilan seluruh jajaran Kejari Siak dalam melakukan penyeragaman profil serta pemutakhiran dokumen administrasi kepegawaian secara lengkap dan tepat waktu sesuai instruksi Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Program pemutakhiran data mandiri pada aplikasi MySimkari meliputi penyeragaman foto profil, kelengkapan riwayat jabatan, riwayat pangkat, data pendidikan, data diklat, hingga penyempurnaan profil pegawai secara menyeluruh.
Selain itu, seluruh pegawai juga diwajibkan melengkapi dokumen kepatuhan dan kinerja tahun 2025, seperti tanda lapor atau tanda terima LHKPN, Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak, serta Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).
Tidak hanya itu, dalam rangka mendukung sistem manajemen sumber daya manusia berbasis merit, setiap pegawai juga mengikuti penilaian perilaku 360 derajat yang melibatkan atasan, bawahan, dan rekan kerja.
Pegawai juga diwajibkan menyusun Perjanjian Kinerja serta Rencana Kinerja sebagai komitmen pelaksanaan tugas selama satu tahun ke depan.
Kepala Kejaksaan Negeri Siak, Heri Yulianto, mengatakan capaian tersebut merupakan bukti komitmen Kejari Siak dalam mendukung transformasi digital serta mewujudkan tata kelola data kepegawaian yang modern, akurat, dan terpercaya.
“Langkah ini bertujuan untuk menciptakan data yang valid, akuntabel, dan mutakhir guna mendukung implementasi sistem merit serta pengambilan kebijakan sumber daya manusia yang lebih presisi,” ujar Heri.
Menurut Heri, data kepegawaian yang lengkap dan terintegrasi menjadi modal awal dalam mendukung pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta evaluasi kinerja aparatur Kejaksaan secara objektif dan transparan.
Selain itu Heri juga bilang, bahwa keberhasilan tersebut juga merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan hukum yang profesional.











