Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Pelaku Jambret Anak Yatim di Pekanbaru Ditangkap, Sempat Kabur ke Sumbar

Pelaku berinisial MT (23) ditangkap setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Sumatera Barat.
Pelaku berinisial MT (23) ditangkap setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Sumatera Barat.

Riauexpose.Com | Pelaku penjambretan uang santunan milik dua anak yatim di Kota Pekanbaru akhir ramadan lalu berhasil diringkus aparat kepolisian Polresta Pekanbaru.

Pelaku berinisial MT (23) ditangkap setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Sumatera Barat.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru pada Kamis (2/4/2026) di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Kabar tersebut disampaikan Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah Senin (6/4).

Anggi mengungkapkan bahwa saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut.

“Pelaku kami tangkap saat bersembunyi. Saat ini masih didalami terkait motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor matik. Ia merampas amplop berisi uang santunan dari salah satu korban yang baru saja pulang dari masjid.

Aksi penjambretan itu terjadi pada Senin (16/3/2026) di Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru. Korban adalah dua anak yatim bersaudara, Alim (10) dan Rama (8), yang baru menerima santunan menjelang Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas.

Masing-masing korban diketahui menerima uang sebesar Rp1,5 juta. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran dan membantu ibunya.

Modus pelaku, awalnya mendekati korban dan berpura-pura bertanya terkait amplop yang mereka bawa. Setelah itu, pelaku sempat menjauh sebelum akhirnya kembali dan langsung merampas amplop dari tangan korban.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi dalam mengidentifikasi pelaku. Usai kejadian, kedua korban hanya bisa menangis karena kehilangan uang santunan mereka.

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik. Salah satu anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, turut memberikan bantuan dengan mengajak kedua anak tersebut berbelanja kebutuhan Lebaran serta mengganti uang yang hilang.

Selain itu, keluarga korban juga menerima bantuan sembako dan dukungan moral untuk memulihkan trauma pascakejadian.

Saat ini, Polresta Pekanbaru masih terus melakukan pendalaman kasus guna memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat dalam aksi penjambretan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kejahatan jalanan, terutama menjelang hari besar keagamaan.

73 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png