Pencarian

Bermula dari Kunjungan Prabowo, Rp30 Miliar Digelontorkan untuk Karhutla Riau

Usai kunjungan Presiden Prabowo ke Riau, pemerintah pusat mengucurkan bantuan Rp30 miliar untuk karhutla. Sekdaprov Syahrial Abdi memastikan dana masuk kas daerah.

Usman
Usman Redaksi · Sabtu, 24 Oktober 2026 · 21:32:00 WIB · Editor: Redaksi
Bermula dari Kunjungan Prabowo, Rp30 Miliar Digelontorkan untuk Karhutla Riau
Presiden RI Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kerja ke Riau pada 24 Agustus 2026 untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

RIAUEXPOSE.COM, PEKANBARU — Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Provinsi Riau untuk meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, beberapa waktu lalu menjadi salah satu momentum penting dalam penanganan bencana tersebut.

Usai kunjungan tersebut, Pemerintah pusat kemudian mengucurkan bantuan Rp30 miliar untuk mendukung penanganan karhutla di Riau.

Dana bantuan tersebut kini telah masuk ke kas daerah dan diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi. Jumat (23/10/2026).

“Kunjungan Presiden ke lokasi karhutla menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan di Riau,” ujar Sekda.

Dukungan anggaran Rp30 miliar dapat memperkuat operasional petugas, pemenuhan kebutuhan peralatan, serta upaya pengendalian kebakaran di wilayah rawan.

Syahrial menjelaskan, dana bantuan tersebut telah dimasukkan dalam APBD-P 2026 agar dapat digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penggunaannya diarahkan untuk mendukung kebutuhan operasional penanganan karhutla di lapangan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diberitakan GoRiau, luas lahan terbakar secara kumulatif di Provinsi Riau hingga Oktober 2026 mencapai 20.597,23 hektare.

Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar, yakni 8.569,25 hektare. Berikutnya, Kabupaten Pelalawan mencatat 6.710,21 hektare lahan terbakar.

Besarnya luasan kebakaran tersebut memperlihatkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan dukungan serius, mulai dari kesiapan personel, peralatan pemadaman, mobilisasi petugas, hingga koordinasi lintas instansi di wilayah rawan kebakaran.

Masuknya dana Rp30 miliar ke kas daerah menjadi dukungan penting bagi upaya pengendalian karhutla di Riau. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan anggaran digunakan secara efektif, transparan, dan sesuai peruntukan.

Penanganan karhutla membutuhkan langkah terpadu, mulai dari pemadaman, deteksi dini, pencegahan kebakaran berulang, hingga perlindungan masyarakat dari ancaman kabut asap.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, menjadi bagian penting dari perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi karhutla di Riau.

Kini, masyarakat menantikan agar dukungan anggaran tersebut benar-benar memperkuat penanganan kebakaran dan menekan dampaknya terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks