Tanpa APBD, Mal Pekanbaru Kucurkan Dana Bangun Bundaran ala Shibuya

Kawasan Bundaran Mal Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, yang dirancang mengusung konsep modern ala Shibuya, Jepang.
Penulis: Usman
Minggu, 01 November 2026 | 19:17:00 WIB

RIAUEXPOSE.COM PEKANBARU – Wajah pusat Kota Pekanbaru bersiap tampil lebih modern. Bundaran di depan Mal Pekanbaru (MP), Jalan Jenderal Sudirman, bakal disulap menjadi kawasan ikonik dengan konsep modern yang mengadopsi suasana persimpangan Shibuya, Jepang.

Menariknya, penataan kawasan strategis tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak Mal Pekanbaru tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pembenahan bundaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercantik wajah ibu kota Provinsi Riau sekaligus menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih representatif.

Agung menyebutkan, konsep penataan bundaran depan Mal Pekanbaru akan dibuat lebih modern dengan menghadirkan videotron sebagai salah satu daya tarik utama.

“Itu kita bangun satu lagi di simpang depan MP. Itu akan kita baguskan. Mudah-mudahan akhir tahun ini selesai,” kata Agung, Minggu (1/11/2026).

Menurutnya, konsep yang diusung mengadopsi suasana persimpangan Shibuya di Jepang, yang dikenal dengan tampilan perkotaan modern dan layar-layar digital berukuran besar.

Dalam penataan tersebut, sejumlah fasilitas pendukung juga akan dibenahi. Di antaranya memperlebar area putaran balik kendaraan atau U-turn agar lebih tertata dan mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, posisi pos polisi akan dimundurkan sehingga kawasan persimpangan terlihat lebih lapang dan rapi.

Pemko Pekanbaru juga berencana membangun pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperkuat pengawasan ketertiban umum.

Langkah ini sekaligus menjawab persoalan sosial di sekitar kawasan, termasuk keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) serta gelandangan dan pengemis (gepeng).

Agung mengklaim, pembangunan bundaran tersebut tidak menggunakan dana APBD. Pemerintah kota menggandeng pihak swasta, khususnya manajemen Mal Pekanbaru, untuk mendukung pembiayaan penataan kawasan.

“Ini tanpa APBD, dibantu oleh Mal Pekanbaru. Kita berterima kasih banyak kepada pihak yang ikut antusias. Mereka ingin kawasan di depan tempat usaha mereka terlihat bagus, sehingga tertarik untuk ikut membenahinya,” ujarnya.

Tidak hanya Mal Pekanbaru, Bank Mandiri yang berada tidak jauh dari persimpangan tersebut juga turut mengambil bagian dengan menyiapkan videotron.

Ke depan, Jalan Jenderal Sudirman bakal menjadi kawasan perkotaan yang lebih modern melalui pemanfaatan media digital.

Pemko Pekanbaru bahkan ingin mengurangi penggunaan baliho konvensional dengan konstruksi besi dan menggantinya dengan videotron.

“Konsepnya seperti persimpangan Shibuya di Jepang, karena ada videotron. Nanti Bank Mandiri di dekat simpang itu juga menyiapkan videotron. Jadi, Jalan Sudirman tidak ada lagi menggunakan baliho yang pakai besi, semuanya sudah menggunakan videotron,” pungkas Agung.

Reporter: Usman