Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun, Ini Fokus Pemerintah

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan kebijakan fiskal pemerintah terkait APBN 2027, termasuk peningkatan anggaran pendidikan menjadi Rp824 triliun.
Penulis: Anto
Jumat, 02 Oktober 2026 | 06:23:00 WIB

JAKARTA, RIAUEXPOSE.COM — Pemerintah kembali menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Anggaran pendidikan tahun depan ditetapkan mencapai Rp824 triliun, meningkat dibandingkan alokasi dalam APBN 2026 yang sebesar Rp757,8 triliun.

Kenaikan tersebut menjadi bagian dari desain APBN 2027 yang diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut peningkatan anggaran tersebut merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat.

Anggaran pendidikan Rp824 triliun tersebut setara dengan peningkatan sekitar 8,74 persendibandingkan anggaran pendidikan yang ditetapkan dalam APBN 2026. Dengan demikian, terdapat tambahan sekitar Rp66,2 triliun untuk sektor pendidikan pada 2027.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujar Suahasil sebagaimana dikutip dari keterangan Kementerian Keuangan.

Pengesahan APBN 2027 dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 29 September 2026.

Dalam APBN tersebut, pendapatan negara diproyeksikan mencapai Rp3.435,1 triliun, sedangkan belanja negara mencapai Rp4.106,3 triliun. Defisit anggaran ditetapkan sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain pendidikan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp539,7 triliun dan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp195,3 triliun.

Transfer ke daerah juga dialokasikan sebesar Rp735 triliun untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Sebelumnya, dalam pembahasan RAPBN 2027, pemerintah merancang anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun.

Setelah proses pembahasan bersama DPR RI, angka tersebut kemudian ditetapkan menjadi Rp824 triliun dalam APBN 2027 yang telah disahkan.

Kebijakan pendidikan 2027 juga diarahkan pada sejumlah program strategis, mulai dari perluasan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, revitalisasi sekolah dan madrasah, dukungan bagi siswa dan mahasiswa, hingga peningkatan kesejahteraan serta tata kelola guru.

Di tingkat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, misalnya, Komisi X DPR RI telah menyetujui penyesuaian pagu anggaran 2027 menjadi Rp89,1 triliun.

Tambahan tersebut antara lain diarahkan untuk revitalisasi satuan pendidikan serta mendukung gaji dan tunjangan guru PPPK paruh waktu yang beralih menjadi PPPK penuh waktu.

Pemerintah juga tengah menyiapkan desain penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung perluasan akses pendidikan, termasuk wacana pendidikan gratis di sekolah negeri.

Menteri Keuangan sebelumnya menjelaskan bahwa program tersebut menggunakan alokasi anggaran pendidikan yang sudah tersedia, bukan pos anggaran baru di luar alokasi pendidikan.

Dengan meningkatnya anggaran pendidikan menjadi Rp824 triliun, tantangan berikutnya adalah memastikan alokasi tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas sekolah, kesejahteraan guru, akses pendidikan yang lebih merata, serta manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

APBN 2027 pun tidak hanya berbicara mengenai besarnya anggaran, tetapi juga bagaimana setiap rupiah belanja negara mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan manusia Indonesia.

Reporter: Anto