Rizky Ridho Hilang dari Skuad Timnas Indonesia, Alasan John Herdman?

Rizky Ridho saat memperkuat Timnas Indonesia. Namanya tidak masuk dalam daftar 26 pemain Skuad Garuda untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Penulis: Dolly Sandro
Jumat, 18 September 2026 | 20:21:00 WIB

Riauexpose.com JAKARTA – Kejutan mewarnai persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

Nama bek tengah Rizky Ridho tidak masuk dalam daftar 26 pemain yang dipersiapkan pelatih John Herdman untuk memperkuat Skuad Garuda pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung akhir September hingga awal Oktober 2026.

Absennya pemain Persija Jakarta tersebut langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, Rizky Ridho selama beberapa agenda sebelumnya menjadi salah satu bek yang cukup sering mendapat kepercayaan memperkuat lini belakang Timnas Indonesia.

Berdasarkan daftar skuad yang diumumkan, Herdman memilih sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri serta beberapa pemain Liga 1.

Di sektor pertahanan, nama-nama seperti Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott hingga pemain lainnya masuk dalam komposisi yang disiapkan menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

Keputusan tidak memasukkan Rizky Ridho disebut tidak terlepas dari evaluasi terhadap performanya.

Sejumlah laporan media menyebut penampilan Ridho dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi perhatian, terutama setelah Timnas Indonesia menjalani Piala AFF 2026.

Salah satu laporan menyebut performa Ridho dinilai mengalami penurunan sehingga namanya tidak masuk dalam komposisi yang dipilih Herdman.

Namun begitu, alasan tersebut perlu ditempatkan sebagai informasi yang diberitakan sejumlah media, bukan sebagai pernyataan resmi Herdman yang secara rinci menjelaskan alasan pencoretan Ridho.

Ridho sebelumnya juga sempat menjadi sorotan setelah sejumlah kesalahan dalam pertandingan Timnas Indonesia.

Meski demikian, pengamat sepak bola Supriyono Prima menilai satu kesalahan tidak semestinya menjadi dasar untuk langsung menutup peluang seorang pemain memperkuat Timnas.

Menurut Supriyono, Rizky Ridho masih memiliki kapasitas untuk berada di skuad Garuda. Ia bahkan menyebut Ridho sebagai salah satu tolok ukur pemain lokal yang memiliki kualitas untuk bersaing di level Timnas.

Tidak masuknya Rizky Ridho juga terjadi ketika persaingan di posisi bek tengah Timnas Indonesia semakin ketat.

Herdman memiliki sejumlah opsi pemain belakang, termasuk pemain diaspora yang berkarier di luar negeri.

Kondisi tersebut membuat setiap pemain harus bersaing bukan hanya dari sisi kemampuan individu, tetapi juga kesesuaian dengan kebutuhan taktik yang diterapkan pelatih.

Situasi semakin menarik setelah kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dipastikan absen dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera. Idzes menyampaikan bahwa dirinya harus menepi dalam waktu yang cukup lama akibat cedera tersebut.

Dengan absennya Idzes, kebutuhan terhadap bek tengah berkualitas justru semakin besar. Sejumlah nama, termasuk Rizky Ridho, sebenarnya masih disebut sebagai opsi di sektor tersebut oleh kalangan sepak bola nasional.

Tidak dipanggilnya Rizky Ridho untuk FIFA ASEAN Cup 2026 tidak serta-merta berarti perjalanan pemain tersebut bersama Timnas Indonesia berakhir.

Ridho masih memiliki kesempatan untuk menjawab keputusan tersebut melalui performanya bersama Persija Jakarta.

Apalagi, sepak bola nasional terus berkembang dan kebutuhan skuad dapat berubah sesuai kondisi pemain, strategi pelatih, serta agenda pertandingan berikutnya.

Bagi Ridho, situasi ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk kembali mengenakan jersey Garuda.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, performa di level klub akan menjadi salah satu modal penting bagi pemain berusia muda tersebut untuk kembali mendapatkan perhatian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia.

Rizky Ridho mungkin tidak ada dalam daftar 26 pemain Garuda kali ini. Namun, cerita tentang bek tengah Persija itu bersama Timnas Indonesia belum tentu selesai.

Reporter: Dolly Sandro