Riauexpose.com SIAK – Arus lalu lintas di Jalan Lintas Perawang–Minas, tepatnya di KM 20, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, sempat mengalami kemacetan setelah dua unit dump truck terlibat kecelakaan laga kambing, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 16.18 WIB.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Mitsubishi Truck Fuso BM 9243 SUyang dikemudikan Pargaulan Sinta Maradongan melaju dari arah Perawang menuju Minas.
Sesaat sebelum tiba di TKP yaitu pangkal Jembatan Lukut, pengemudi melakukan pengereman secara mendadak usai terkejut melihat Mitsubishi Dump Truck BM 9919 AU yang dikemudikan Jummeridatang dari arah berlawanan.
Akibat pengereman mendadak tersebut, kendaraan yang dikemudikan Pargaulan kehilangan kendali hingga akhirnya menghantam dump truck yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras yang terjadi menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan.
Mendapat laporan kejadian, personel Unit Lantas Polsek Tualang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan yang terlibat laka lantas, sekaligus mengurai antrean kendaraan yang sempat mengular di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Siak AKP Denny Maulana, melalui Panit Lantas Polsek Tualang Iptu Noveldi Gultom, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi diduga dipicu pengemudi yang kehilangan kendali setelah melakukan pengereman mendadak.
“Setelah menerima laporan, personel kami segera mendatangi lokasi, melakukan evakuasi kendaraan, mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang, serta melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,”kata Gultom.
Dalam kejadian ini, lanjut mantan Katim Buser Polsek Tualang itu, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material yang diperkirakan sekitar Rp60 juta.
Anak buah AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar itu mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu mengutamakan keselamatan dengan menjaga kecepatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta tetap fokus selama berkendara.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama saat melintasi jalur yang memiliki jembatan maupun tikungan,” timpalnya.
Menurut Gultom, mengantisipasi kondisi lalu lintas di depan kendaraan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Respons cepat aparat kepolisian dalam hal ini Sat Lantas Polres Siak sangat membantu mempercepat proses evakuasi ranmor yang terlibat laka lantas, sehingga arus kendaraan di jalur padat Perawang–Minas kembali normal dalam waktu relatif singkat.















