Pencarian

Warga Sail Gelar Shalat Istisqo, Sholawat untuk Negeri dan Teladan Nabi untuk Umat

Warga Sail Pekanbaru gelar Shalat Istisqo memohon hujan di tengah kabut asap, dilanjutkan Tabligh Akbar Maulid Nabi dan pembagian sembako.

riauexpose
riauexpose Redaksi · Kamis, 27 Agustus 2026 · 09:14:45 WIB
Warga Sail Gelar Shalat Istisqo, Sholawat untuk Negeri dan Teladan Nabi untuk Umat
Warga Sail Gelar Shalat Istisqo, Sholawat untuk Negeri dan Teladan Nabi untuk Umat

Riauexpose.com PEKANBARU – Di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), warga Kecamatan Sail menggelar Shalat Istisqo untuk bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Paripurna Al-Iman, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).

Shalat Istisqo yang diselenggarakan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sail, H. Fahmi Wahyudi, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kecamatan Sail tersebut menjadi momen bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

Masyarakat berharap hujan segera turun sehingga kabut asap berangsur menghilang dan kondisi udara di Kota Pekanbaru, khususnya Kecamatan Sail, kembali segar, sehat, dan nyaman.

Usai pelaksanaan Shalat Istisqo, kegiatan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 H.

Kegiatan mengusung tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia, Merawat Kota Pekanbaru”, dengan semangat “Sholawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Umat.”

Ceramah agama disampaikan Ustadz Dr. H. Muhammad Fahri, yang juga merupakan mubaligh sekaligus Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Muhammad Fahri mengajak jamaah agar kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti sebatas ucapan dan seremonial, tetapi diwujudkan melalui keteladanan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW seperti kepedulian, persaudaraan, kasih sayang, menjaga persatuan, serta kepedulian terhadap lingkungan perlu terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Mencintai Rasulullah bukan hanya dengan bersholawat, tetapi juga dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan, menjaga persaudaraan, kepedulian kepada sesama, dan merawat lingkungan tempat kita tinggal,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Hj. Khadijah, dari FORCINTAKU (Forum Ibu-Ibu Pengajian Cinta Pekanbaru), Camat Sail Media Nova, para lurah se-Kecamatan Sail, serta masyarakat.

Kehadiran FORCINTAKU turut memperkuat keterlibatan kaum perempuan dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Organisasi tersebut aktif dalam kegiatan pengajian, majelis dzikir, wirid, serta berbagai aktivitas sosial di Kota Pekanbaru.

Tidak hanya diisi dengan ibadah dan tausiyah, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan aksi sosial berupa pemberian 15 paket sembako kepada warga dhuafa.

Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengimplementasikan nilai kasih sayang dan kepedulian sosial yang diajarkan Rasulullah SAW.

Kepala KUA Kecamatan Sail, H. Fahmi Wahyudi, berharap Shalat Istisqo dan Tabligh Akbar tersebut dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat.

“Semoga melalui Shalat Istisqo ini Allah SWT mengabulkan doa kita dan menurunkan hujan yang membawa keberkahan. Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita terus mencintai Rasulullah, meneladani akhlaknya, serta bersama-sama merawat Indonesia dan Kota Pekanbaru,” ujar Fahmi.

Dia juga berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam kegiatan tersebut dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk menghadapi berbagai persoalan, termasuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Shalat Istisqo tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah persoalan kabut asap dan kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian, masyarakat dapat mengambil momen untuk memperkuat ikhtiar, doa, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Sholawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Umat. Semangat tersebut tidak hanya berhenti dalam kegiatan Maulid, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dalam menjaga ukhuwah, lingkungan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.

"BACA JUGA" Baznas Riau Buka Pendaftaran Calon Pimpinan 2026–2031, 4 Orang Sudah Mendaftar Ketua LBH KAI Pekanbaru Kecam Dugaan Penganiayaan Terduga Pencuri TBS di Pinggir Bengkalis Siak Ikut Rakernas JKPI ke-12 Ternate, Perkuat Pelestarian Pusaka  

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks