Riauexpose.com || Seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 Panda Polda Sumbar (Sumatera Barat) kembali memasuki tahapan penting.
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR turun langsung memantau pelaksanaan Uji Computer Assisted Test (CAT) Akademik hari kedua yang berlangsung di Gedung Microteaching Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (9/5/2026).
Kehadiran Wakapolda Sumbar selaku Wakil Ketua Panda menjadi bukti keseriusan Polda Sumbar dalam memastikan proses seleksi calon perwira Polri berjalan profesional, objektif, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.
Pelaksanaan ujian akademik hari kedua tersebut menguji kemampuan Penalaran Numerik dan Bahasa Indonesia bagi para peserta calon Taruna dan Taruni Akpol Panda Polda Sumbar.
Kabiro SDM Polda Sumbar KBP Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H selaku Ketua Pelaksana menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) guna menjamin objektivitas penilaian serta transparansi hasil ujian.
“Penerapan sistem CAT ini merupakan komitmen Polri dalam menghadirkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan hasil ujian dapat dipertanggungjawabkan,” ujar KBP Anis kepada media, Sabtu (9/5/2026).
Sebelum ujian dimulai, para peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan ketat, mulai dari pengabsenan, pencabutan nomor tempat duduk, pemeriksaan badan menggunakan metal detector, hingga penitipan barang pribadi seperti telepon genggam dan jam tangan di luar ruang ujian.
Panitia juga melakukan pendampingan peserta menuju ruang laboratorium komputer guna memastikan proses berjalan tertib dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan panitia pusat.
Selain dihadiri jajaran Ro SDM Polda Sumbar, kegiatan tersebut turut diawasi oleh unsur pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Sumbar, serta pengawas eksternal dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.
Suasana pelaksanaan ujian berlangsung tertib, aman, dan lancar. Para peserta tampak serius mengikuti seluruh tahapan ujian akademik yang menjadi salah satu penentu untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Polda Sumbar menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan sesuai prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, sebagai bentuk komitmen mewujudkan SDM Polri yang unggul di era digital dan mendukung transformasi Polri Presisi.












