Kapolda Sumbar Tanam 1.163 Pohon Usai Kuliah Umum, Hardiknas Jadi Aksi Hijau

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta langsung memimpin gerakan penanaman ribuan pohon di lingkungan kampus.
Kapolda Sumbar melakukan penanaman pohon di UIN Imam Bonjol (istimewa).

Riauexpose.com || Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sumatera Barat tidak hanya diisi dengan kegiatan akademis, tetapi juga aksi nyata peduli lingkungan.

Usai memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta langsung memimpin gerakan penanaman ribuan pohon di lingkungan kampus. Selasa (5/5/2026).

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Dalam kegiatan tersebut, Polda Sumbar bersama jajaran berhasil menanam sebanyak 1.163 pohon dengan berbagai jenis tanaman produktif dan pelindung.

Aksi ini menjadi simbol bahwa pendidikan tidak hanya soal intelektual, tetapi juga membangun kesadaran ekologis bagi generasi muda.

Beragam jenis pohon yang ditanam antara lain durian (229 pohon), alpukat (211 pohon), jambu (127 pohon), matoa (119 pohon), mangga (66 pohon), hingga tanaman bernilai konservasi seperti gaharu dan cemara laut. Selain itu, terdapat pula pohon khas seperti petai, jengkol, hingga pucuk merah yang memperkaya keanekaragaman hayati di kawasan kampus.

Kabiro SDM Polda Sumbar melakukan penanaman pohon di lingkungan Kampus UIN Imam Bonjol (istimewa).

Tak hanya terpusat di Padang, kegiatan ini juga serentak dilaksanakan oleh seluruh Polres jajaran di Sumatera Barat dengan total 1.156 pohon tertanam di berbagai wilayah.

Polresta Padang menjadi penyumbang terbanyak dengan 325 pohon, disusul Polres Solok Kota (175 pohon) dan Polres Pesisir Selatan serta Padang Panjang masing-masing 80 pohon.

Langkah Kapolda Sumbar ini mencerminkan pendekatan strategis dalam memaknai Hardiknas secara lebih luas.

Tidak sekadar seremonial, tetapi juga mengintegrasikan nilai pendidikan dengan aksi keberlanjutan lingkungan.

Gerakan penanaman pohon di lingkungan kampus memiliki dampak jangka panjang.

Selain menciptakan ruang hijau, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung bagi mahasiswa tentang pentingnya menjaga ekosistem.

Kampus sebagai pusat intelektual dinilai tepat menjadi role model dalam gerakan pelestarian lingkungan.

Lebih jauh, keterlibatan institusi kepolisian dalam isu lingkungan menunjukkan adanya transformasi peran Polri yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga aktif dalam pembangunan berkelanjutan.

Ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama lintas sektor.

Lewat kombinasi kuliah umum dan aksi nyata, Hardiknas 2026 di Sumatera Barat berhasil menghadirkan pesan utuh, mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menjaga bumi tempat berpijak.

Exit mobile version