Riauexpose.com | Seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Panda Polda Sumatera Barat kembali menegaskan komitmen transparansi dan objektivitas.
Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) psikologi tahap I, sebanyak 338 peserta dinyatakan memenuhi syarat. Kabiro SDM Polda Sumbar, Anissullah M. Ridha, menegaskan seluruh proses berjalan profesional, akuntabel, dan bebas intervensi.
Pelaksanaan Uji CAT Psikologi Bintara Polri T.A. 2026 digelar pada Senin (27/4/2026) sejak pukul 06.00 WIB di Gedung Microteaching Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Padang.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumbar selaku Wakil Ketua Panda, serta melibatkan jajaran panitia dari Biro SDM, tim psikologi, pengawas internal Itwasda dan Bidpropam, hingga pengawas eksternal dari HIMPSI wilayah Sumbar.
Sebanyak 375 peserta mengikuti ujian yang terdiri dari 291 pria dan 84 wanita, dengan tingkat kehadiran 100 persen. Para peserta menjalani serangkaian tahapan ketat mulai dari registrasi, pemeriksaan badan menggunakan metal detector, hingga pengamanan barang pribadi sebelum memasuki ruang ujian berbasis komputer.
Dalam pelaksanaan CAT psikologi, peserta diuji melalui beberapa materi utama, yakni tes passhand, kecerdasan, sikap kerja, dan kepribadian.
Dari hasil yang diperoleh, nilai tertinggi tercatat 75 dan nilai terendah 28. Sebanyak 338 peserta dinyatakan memenuhi syarat, terdiri dari 263 pria dan 75 wanita, sementara 37 peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, mengungkapkan bahwa sistem CAT menjadi jaminan utama dalam menjaga integritas seleksi.
“Pelaksanaan CAT psikologi ini kami pastikan berjalan sesuai prosedur, transparan, dan objektif. Tidak ada ruang untuk praktik kecurangan karena seluruh proses berbasis sistem yang langsung menampilkan hasil secara real time,” tegasnya.
Mantan Kabiro SDM Polda Riau itu juga bilang bahwa hasil ujian ini akan menjadi dasar penting dalam menentukan kelulusan peserta ke tahapan seleksi berikutnya yang telah ditetapkan oleh panitia pusat.
“Harapan kami, seluruh peserta yang lolos benar-benar merupakan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas di era digital saat ini,” timpalnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif, mencerminkan komitmen kuat Polda Sumbar dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Lewat sistem seleksi berbasis CAT, Polda Sumbar terus mendorong lahirnya SDM Polri unggul menuju Digital Society 5.0, sejalan dengan semangat Polri Presisi dan visi Indonesia Maju.












